Dana Awal Pemilihan Wali Kota Tangsel Rp 7,3 Miliar

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengalokasikan dana segar untuk awal penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2020 mendatang. Nilainya sebesar Rp 7,3 miliar.

“Dalam rangka pendanaan awal tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020,” kata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat rapat paripurna di Gedung DPRD Tangsel, Jumat (23/8/2019).

Ia mengatakan, pendanaan tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2019. Terdapat relokasi belanja dalam kelompok belanja tidak langsung pada akun belanja tidak terduga ke akun belanja hibah.

“Yang dialokasikan kepada Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan di atas telah diamanatkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pilkada yang bersumber dari APBD.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Warman Syanuddin menambahkan, anggaran Rp 7,3 miliar untuk Pilwakot Tangsel dengan rincian Rp 6,1 milliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel dan Rp 1,2 miliar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.

“Nominal Rp 7,3 miliar untuk menyelenggarakan tahapan awal Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Tangsel 2020 mendatang. Jadi, yang terpasang di APBD Perubahan 2019,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kucuran dana hibah dari dalam kelompok belanja tidak langsung pada akun belanja tidak terduga diberikan secara gelondongan. Disampaikan sekaligus kepada rekening KPU dan Bawaslu Kota Tangsel. “Penggunaannya sesuai rincian kegiatan masing-masing tahapannya,” tuturnya.

Menurut dia, pada September besok akan dilaksanakan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Dan Oktober diupayakan bisa ditranfer ke rekekening tersebut,” katanya.

APBD-P Rp 3,8 triliun lebih

Sementara itu, Pemkot Tangsel dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menyepakati bersama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 sebesar Rp 3,8 triliun.

Wakil Ketua DPRD Tangsel Amar mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan badan anggaran dengan tim anggaran pemerintah daerah melalui serangkaian tahapan, lembaga legislatif menyetujui Raperda APBD Perubahan 2019.

Pada APBD Murni 2019 nilainya Rp 3,764,388,943,235. Sementara, pada perubahan nilainya sebanyak Rp 3,883,874,241,323,35. “Terdapat peningkatan sebesar Rp 119,485,298,008,35,” ujarnya di Gedung DPRD Kota Tangsel, Jalan Raya Serpong, Kelurahan/Kecamatan Setu.

Ia memaparkan, struktur anggaran jumlah pendapatan Rp 3,444,005,978,781,00. Belanja daerah Rp 3,883,874,241,323,35, sedangkan anggaran belanja tidak langsung, sebut dia, Rp 930,004,635,491,08. Belanja langsung Rp 2,953,829,605,832,27. Pembiayaan daerah (netto) Rp 439,868,262,542,35.

Jumlah di atas sebagai akibat dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) Rp 461,868,262,542,35. Pengeluaran pembiayaan Rp 22 miliar. “Pimpinan dan anggota dewan juga berterima kasih kepada seluruh pihak, sehingga pembahasan dapat diselesaikan dengan cepat,” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here