Dampak Virus Corona, Kunjungan Wisata di Kabupaten Pandeglang Menurun Drastis

Pantai Carita

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah penggiat pariwisata di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang mengeluhkan dampak penyebaran virus corona membuat kunjungan wisatawan pantai menurun. Kondisi tersebut memperburuk perekonomian masyarakat.

Salah seorang pemandu wisata Carita, Rohman mengatakan, saat ini jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Carita menurun drastis, bahkan penurunan tersebut hingga mencapai 99 persen.

“Kalau untuk wisatawan mancanegara saat ini memang sudah bisa disebut tidak ada. Secara umum kondisi pariwisata sudah terbilang lumpuh total. Setahun lalu pariwisata Pandeglang lumpuh akibat bencana tsunami Selat Sunda. Tahun ini Carita kembali dilanda kelumpuhan akibat dampak virus corona,” kata Rohman kepada Kabar Banten, Senin (16/3/2020).

Ia mengatakan, munculnya kepanikan warga terhadap penyebaran virus corona membuat paceklik warga di kawasan pariwisata. Namun selaku penggiat pariwisata, Rohman tetap membuka kawasan pariwisata tersebut untuk pengunjung lokal.

“Persoalan ekonomi ini bisa lumpuh gara-gara virus corona. Ini sangat berpengaruh bagi kami yang hidup di dunia wisata, terlebih kita sudah terbiasa dengan para turis asing yang datang membawa keuntungan bagi dunia pariwisata. Namun dengan penyebaran virus corona membuat kami pun waswas. Jika pariwisata lumpuh, maka pendapatan dunia usaha pariwisata juga menurun drastis,” ucapnya.

Menurut dia, sejumlah tempat pariwisata yang lumpuh bukan saja di Carita, namun di beberapa tempat lain yang ada di Kabupaten Pandeglang, seperti Tanjung Lesung dan sebagainya.

“Yang jelas kalau tempat wisata itu sudah bisa dipastikan macet, orang-orang juga sudah dilarang berkumpul di tempat ramai,” ujarnya.

Hal hampir senada disampaikan penggiat pariwisata lainnya, Kelvin Candra. Ia mengatakan, saat ini diakui pengunjung pantai sudah banyak yang sepi akibat kecemasan terhadap penyebaran virus corona. Tetapi kawasan wisatanya masih dibuka untuk umum.

“Iya sudah banyak pariwisata yang sepi, kita gigit jari kalau pantai sedang sepi seperti ini,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS Dede Sumantri menyatakan, para pemandu pariwisata harus tetap semangat membangkitkan dunia usahanya.

“Ini memang dampak virus corona skala nasional dan berpengaruh terhadap berbagai dunia usaha. Tidak saja pariwisata, tetapi sektor dunia usaha lainnya bisa menjadi lumpuh,” ujarnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here