Dalam Pengelolaan Keuangan, OPD Terbaik Diberi Penghargaan

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memberikan penghargaan kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terbaik dalam hal pengelolaan keuangan. Apresiasi tersebut diberikan untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan meningkatkan semangat kerja.

Kepala BPKAD Provinsi Banten, Nandy Mulya S menjelaskan, pemberian penghargaan tersebut dibagi dalam tiga kriteria, yaitu kriteria bendahara pengeluaran, kriteria pengurus barang, dan kriteria penata akuntansi. “Kami buat mekanisme penilaian untuk setiap kriterianya, sehingga penghargaan diberikan seobjektif mungkin dan dilakukan dengan penilaian-penilaian tertentu,” katanya, Ahad (8/10/2017). Ia menjelaskan, untuk kriteria bendahara pengeluaran, aspek penilaiannya, yaitu revolving uang persediaan, pengembalian tambah uang, hukum disiplin, temuan inspektorat, pergeseran SPD, dan kehadiran rapat koordinasi.

Kriteria pengurus barang, aspek penilaiannya, yaitu tepat waktu dalam menyusun dokumen rencana kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah, menyiapkan usulan permohonan penetapan status penggunaan barang milik daerah, serta dokumen pengajuan usulan pemanfaatan dan pemindahtanganan barang milik daerah berupa tanah dan atau bangunan dan selain tanah dan atau bangunan. Kemudian, tepat waktu dalam melaksanakan pencatatan dan inventarisasi barang milik daerah, membantu mengamankan barang milik daerah yang berada pada pengguna barang, mis sertifikasi, pengamanan kendaraan dinas, dan sebagainya.

Tepat waktu

Lalu, tepat waktu dalam menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemusnahan dan penghapusan barang milik daerah, membuat kartu inventaris ruangan dan memberi label barang milik daerah, melakukan persediaan opname barang persediaan, melakukan rekonsiliasi dalam rangka penyusunan laporan barang pengguna barang dan laporan barang milik daerah, kehadiran dalam kegiatan aset, serta tidak pernah terkena sanksi disiplin ASN.

Sedangkan, untuk kriteria penata akuntansi aspek penilaiannya, yaitu kepatuhan penyampaian laporan, keaktifan dalam setiap forum atau kegiatan akuntansi, tingkat keakuratan data dalam pelaksanaan tugas, pemahaman terhadap aturan terkait penyusunan laporan keuangan, prinsip dasar akuntansi dan aplikasi sistem informasi yang digunakan, masa menjabat sebagai pelaksana akuntansi, responsif, dan komunikatif, loyalitas dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan, serta latar belakang pendidikan. “Nah, setiap aspek memiliki bobot nilainya. Akumulasi dari bobot tersebutlah yang menjadi acuan pemberian penghargaan,” ujarnya.

Adapun penerima penghargaan, untuk kriteria bendahara pengeluaran, terbaik pertama, yaitu Rezqi Taqiya dari OPD Kesbangpol, terbaik kedua, yaitu Aulia Fathurahman dari OPD BPBD, terbaik ketiga, yaitu Rahmat Sriyanto dari OPD DPMD. Untuk kriteria pelaksana akuntansi, terbaik pertama, yaitu Eka Mahmudin Setya pegawai dari Dinas ESDM, terbaik kedua Boy Roni Risnandi dari Inspektorat, terbaik ketiga, yaitu Abid Tohir dari DP3AK2B.

Untuk kriteria pengurus barang, terbaik pertama, yaitu Tati Sulastri dari Diskominfo Statistik dan Persandian, terbaik kedua, yaitu Agus Andriansyah dari Dinas ESDM, serta terbaik ketiga, yaitu Tubagus Ubung Sujadi dari Kesbangpol. “Untuk OPD terbaik dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, yaitu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral atau Dinas ESDM,” ucapnya. (RI)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here