Minggu, 23 September 2018

Daging Celeng Beredar di Pasar Baru Cilegon

CILEGON, (KB).- Kabar mengejutkan berembus dari Pasar Baru Cilegon, Lingkungan Keranggot, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang. Pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon mendapati adanya penjualan daging celeng di pasar terbesar di pasar tersebut. Oleh karena itu, pihak DKPP mengimbau masyarakat untuk lebih selektif untuk membeli daging di pasar tersebut.

Kepala DKPP Cilegon, Wawan Hermawan mengatakan, temuan tersebut terjadi pada Senin (22/5/2017) dini hari. Ini ketika Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dinas tersebut melakukan pemeriksaan dagin sapi rutin di pasar tersebut. “Saat itu, Kasi Kesmavet, Abraham dan anggota melakukan pemeriksaan rutin pada dini hari. Lalu, terlihat ada daging yang dicurigai sebagai daging celeng. Ternyata setelah diperiksa, betul memang daging celeng,” katanya, Rabu (14/3/2017).

Ia menuturkan, atas temuan tersebut, pihaknya langsung melaporkan ke pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin) Kota Cilegon pada Sabtu (3/6/2017). Laporan bernomor 524.3/835/PKH tentang pemberitahuan hasil pengujian daging sapi tersebut ditembuskan juga ke Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi, Kepolisian Resor (Polres) Cilegon, Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon, Satuan Polisi (Satpol PP) Kota Cilegon, serta Dinas Pertanian Provinsi Banten. “Sesuai tupoksi kami, atas temuan itu dilaporkan ke pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Menurut dia, daging tersebut ditemukan dijual oleh pedagang di pinggir jalan. Pedagang tersebut, tidak berjualan di awning khusus daging sapi. “Dia jualannya di pinggir jalan, bukan di tempat para pedagang daging sapi,” ucapnya. Daging tersebut dibungkus rapi dalam kantong plastik bercampur es batu, disimpan di bagian paling bawah tumpukan daging sapi. Pengakuan pedagang, daging tersebut dijual kepada orang-orang tertentu. “Katanya sih untuk pelanggan khusus, tidak dijual bebas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kestabilan Harga pada Disperin Kota Cilegon, Ihsan Hasibuan mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan atas laporan tersebut. “Sementara, kami masih melakukan koordinasi, dalam waktu dekat akan kami cek ke lapangan,” katanya. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Selain itu, tetap berbelanja daging di tempat yang telah disediakan pihaknya. “Saya jamin daging-daging yang dijual di awning khusus daging sapi tidak ada yang menjual celeng. Jadi, kalau beli daging, belilah di tempat khusus daging yang telah disediakan pemerintah,” ujarnya. (Sigit/Job)***


Sekilas Info

Guru Harus Bisa Meningkatkan Potensi

CILEGON, (KB).- Seluruh guru khususnya di Kecamatan Citangkil yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *