CSR Perusahaan Dinilai Masih Minim Bantu Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang menyebutkan aliran dana corporate social responsibility (CSR) atau tangung jawab sosial perusahaan untuk bidang pendidikan di Kabupaten Serang hingga kini dinilai masih minim. Berdasarkan data pada 2018 dari sekian ratus perusahaan di wilayah Kabupaten Serang, baru ada 3 perusahaan yang CSR nya menyentuh bidang pendidikan.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Serang, Sarjudin mengatakan, 3 perusahaan yang sudah menyalurkan CSR-nya kepada persoalan pendidikan, antara lain PT Indah Kiat Pulp And Paper, Cargil, dan Bank Mandiri. Bantuan yang diberikan, antara lain berupa bantuan buku, mebeuler, pembangunan sanitasi, dan rehab sedang ruang kelas. “Kalau perusahaan yang lain kami gak tahu kenapa belum ngasih CSR, itu kebijakan mereka,” katanya, Jumat (26/10/2018).

Namun, tutur dia, jika CSR perusahaan semuanya bisa menyentuh pendidikan, tentunya persoalan pendidikan di Kabupaten Serang, seperti sekolah rusak dapat dituntaskan dalam waktu singkat, karena untuk wilayah Serang Timur saja ada sekitar 400 lebih industri dan ditambah industri di wilayah Bojonegera. “Masalah pendidikan setahun bisa selesai kalau CSR-nya masuk pendidikan, tapi kan buktinya interchange saja belum pada bayar, jadi apalagi bangun sekolah,” ujarnya.

Sementara, Humas PT Indah Kiat Pulp and Paper Serang Mill, Arif Mahdali menuturkan, sudah sejak 2012, pihaknya menyalurkan CSR ke pendidikan. Namun, yang menjadi fokus pihaknya, adalah memberikan bantuan berupa mebeuler. “Pembangunan kan tanggung jawab pemerintah, makanya kami ngasih mebeulernya yang enggak dikerjakan oleh pemerintah. Targetnya kami setahun itu 20 kelas, mejanya 20, dan kursinya 40 per kelas,” ucapnya.

Ia menuturkan, sejak 2012-2017 total mebeuler yang didistribusikan sebanyak 1.720 set yang tersebar di 86 kelas. Tiap set berisi satu meja dan 2 kursi. “Untuk 2018 ini sudah berjalan 140 set yang tersebar di tujuh kelas,” katanya.
Selain soal mebeuler, perusahaanya memiliki beberapa program lainnya terkait pendidikan, di antaranya 1.000 buku Sidu per tahun hingga pemberian beasiswa mulai dari beasiswa peduli, tali kasih, prestasi karyawan, dan nonkaryawan. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here