Rabu, 26 September 2018

CSR Minim, Dewan Desak Perusahaan Komitmen

SERANG, (KB).- Komisi IV DPRD Kabupaten Serang mendorong, agar seluruh perusahaan di Kabupaten Serang komitmen terhadap kewajibannya, salah satunya dalam hal tangung jawab sosial perusahaan atau corporate sosial responsibility (CSR). Hal tersebut disampaikan komisi IV menanggapi masih minimnya jumlah perusahaan di Kecamatan Jawilan yang mengeluarkan dana CSR.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari total 80 perusahaan yang ada di Kecamatan Jawilan, baru sekitar 20 perusahaan yang aktif mengeluarkan dana tanggung jawab sosialnya. Dengan demikian, dana CSR yang disalurkan masih belum bisa maksimal. Padahal, anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan rumah tidak layak huni dan juga pengobatan gratis.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Zaeni mengatakan, jika memang selama ini telah ada kesepakatan dengan perusahaan untuk mengeluarkan dana CSR, maka seharusnya semua perusahaan bisa mengikutinya. Terlebih dana tersebut akan digunakan untuk hal yang bermanfaat, seperti membangun rumah tidak layak huni. “Kalau memang itu sudah disepakati saya terima kasih,” katanya, Selasa (19/12/2017).

Menurut dia, jika ada perusahaan yang mematuhi dan tidak mematuhi nantinya hal tersebut akan menjadi bermasalah dan timbul kecemeburuan. Oleh karena itu, dari total 80 perusahaan jangan hanya 20 perusahaan yang aktif, namun harus semuanya. “Yang 60 juga harusnya aktif,” tuturnya.

Sebab, lanjut dia, tidak ada alasan untuk tidak mematuhi jika memang sebelumnya sudah ada kesepakatan. Ia berharap, perusahaan tersebut melakukan apa yang telah dijanjikannya. “Saya berharap, kalau sudah sepakat perusahaan itu melakukan apa yang sudah dijanjikan oleh beliau,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Bagian Tim CSR Bina Lingkungan Kabupaten Serang, Anas Mathofany menuturkan, ke depan pihaknya menargetkan kegiatan pembangunan rumah layak huni dari dana CSR tersebut bisa dilakukan rutin setiap bulan. Oleh karena itu, dia menargetkan, semua perusahaan yang jumlahnya 80 tersebut bisa semuanya aktif mengeluarkan dana tersebut. “Baru sekitar 20 perusahaan yang aktif,” ucapnya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Kampung Pasir Kembang, Desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Senin (18/12/2017).

Dengan partisipasi semua perusahaan, tutur dia, maka dana yang terkumpul bisa mencapai puluhan juta, sedangkan saat ini masih berkisar di angka belasan juta. “Nah tentunya ke depan kalau kami sudah berjalan semua iuran ini lancar, kami berharap, sebulan itu RTH bisa 2 dan pengobatan gratis bisa jalan,” tuturnya.

Pihaknya akan terus berupaya untuk mendorong semua perusahaan, agar bisa berperan aktif. Pihaknya akan lebih giat melakukan sosialisasi kepada perusahaan, bahwa program penyaluran dana CSR tersebut memang benar-benar untuk masyarakat. “Besarannya Rp 500.000 per perusahaan sesuai hasil musyawarah,” katanya. (DN)***


Sekilas Info

Hari Ini, Pendaftaran CASN Secara Online Dibuka

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan tahap pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) dibuka mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *