Cisolong Jadi Primadona Wisatawan

Wisata pemandian Cisolong terletak di Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang masih menjadi primadona para wisatawan. Pemandian air panas tidak sekadar menjadi hiburan wisata tirta, namun juga airnya mengandung obat untuk menyembuhkan gatal-gatal. Para wisatawan juga tidak sulit untuk singgah di wisata tersebut, karena jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari kota Pandeglang.

Wisata tersebut tidak saja ramai dipadati wisatawan lokal dan luar Banten setiap hari libur. Namun juga hari biasa wisata tersebut selalu ramai dikunjungi wisatawan dan pelajar. Salah seorang pengunjung, Rizki Hendrian menuturkan, dirinya bersama teman singgah di pemandian air panas Cisolong milik Pemda tersebut tidak lain ingin menikmati mandi hangat. Bahkan dirinya rutin setiap selesai main sepak bola dirinya selalu menyempatkan berendam di air panas.

“Tujuan utama saya berendam, itu saya lakukan rutin sehabis bermain sepak bola. Karena air hangat itu kan bagus untuk melenturkan urat-urat yang kencang, supaya tidurnya enak,” kata Rizki kepada Kabar Banten, Jumat (4/10/2019). Menurut dia, keberadaan kolam air panas tersebut sangat cocok dikunjungi pada waktu sore hari, karena pada sore hari merupakan pergeseran suhu yang cukup rentan.

“Kalau baiknya itu memang pada saat sore atau malam hari, kan enak ya kalau berendam di air hangat. Saya rasa kolam renang ini perlu ada peningkatan lagi, jangan sampai dengan adanya kolam ini Pemda hanya bisa meraup keuntungan dari sisi pajaknya saja,” ujarnya.

Menurut Rizki, dengan adanya kolam renang air panas milik pemda ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari air hangat untuk peregangan atau relaksasi. “Menurut saya sih, Pemda tidak hanya membuat kolam renangnya saja, tapi ada destinasi lain yang ada di kolam renang Cisolong ini, jadi tidak melulu hanya berendam. Tapi, secara umum kolam ini sangat rekomendasi buat warga,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petugas kolam Cipanas Ijan, hanya bertugas menjaga saja. Akan tetapi, untuk pengembangan berada dalam otoritas pemerintah daerah. “Kalau untuk pengembangan kawasan pariwisata di Cisolong itu adanya di pemerintahan. Kalau kami kan hanya bertugas menjaga saja, paling kami hanya bertugas membersihkan saja,” tuturnya. (Ade Taufik/Endang Mulyana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here