Kamis, 15 November 2018

Cilegon Raih Empat Emas Kejurda Senam di Tangerang

TANGERANG, (KB).- Kejuaraan Daerah VI Cabor senam yang dipertandingkan di GOR Batu Ceper Tangerang, kontingen Cilegon menyabet 4 emas, 7 perak dan 14 perunggu. Hasil ini menjadikan kontingen asal kota baja tersebut menjadi juara umum ketiga.

Ketua Pengcab Persani Cilegon Dianing Arista mengatakan, hasil tersebut adalah perolehan yang maksimal, mengingat selama ini persiapan yang minim dan dirinya tidak membebankan target kepada para atletnya. ”Hasilnya sudah maksimal dengan perolehan medali. Artinya, dimana persiapan yang minim dan para atlet sudah berjuang. Hasil ini juga merupakan tolok ukur kami dalam menatap Porprov yang sudah didepan mata,” katanya.

Rista melanjutkan, untuk semua nomor di cabor senam, semua atletnya sesuai dengan instruksi. Namun memang ada beberapa kelemahan yang sampai saat ini masih harus dibenahi. Selain evaluasi, kata dia, atlet senam juga akan terus berlatih.

”Memang ada beberapa yang harus dievaluasi, di antaranya teknik dan stamina. Jadi akan melakukan evaluasi dan bisa saja menambah jam latihan. Untuk medali emas yang didapat dari kategori meja lompat atas nama Aura, senam lantai atas nama Ramzy Aslam Mahfud, kelas beregu Ramzy Aslam Mahfud, Furqon Nugraha, Muzaki dan kategori kuda pelana atas nama Sya’ban Aldiar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Cilegon Budi Mulyadi menyatakan, keberhasilan pesenam Cilegon meraih juara 3 patut disyukuri. Selain membawa pulang sejumlah medali, hal itu juga untuk modal bagi Porprov V Banten mendatang.

”Yang pertama kami selaku pengurus KONI Cilegon bersyukur dengan raihan hasil yang didapat dari pesenam Kota Cilegon, saat bertanding pada Kejurda di Tangerang. Ini adalah modal kami untuk menatap Porprov V di Kabupaten Tangerang mendatang khusus di cabor senam,” tuturnya.

Budi melanjutkan, event Kejurda merupakan salah satu tolok ukur perkembangan atlet. Oleh karena itu, ia berpesan bagi peraih medali jangan cepat merasa puas, sementara yang belum terus giat berlatih sehingga semuanya tetap fokus dalam menjalani pelatihan.

”Jadikan event kejurda tersebut sebagai ajang uji coba dan nanti akan terlihat sejauh mana perkembangan atlet senam yang ada di Kota Cilegon. Apakah mereka menjalankan pola latihan dengan baik ataukah mereka tidak, karena akan dapat hasil sesuai pembinaan selama ini. Cabor senam, merupakan salah satu cabor yang wajib menyumbangkan medali pada Porprov mendatang,” ujarnya. (HS)*


Sekilas Info

Festival Nasional Pencak Silat Seni 2018, 850 Pesilat dari 12 Provinsi Adu Jurus di Kota Serang

SERANG, (KB).- Sebanyak 850 pesilat dari 12 provinsi di Indonesia beradu jurus silat dalam Festival Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *