Cilegon Evaluasi Permohonan, Kabupaten Serang Tetap Buang Sampah ke TPAS Cilowong

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang tetap membuang sampah atau ke TPSA Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Meski saat ini, TPSA tersebut dalam proses perluasan oleh Pemerintah kota (Pemkot) Serang.

Kepala Bidang Pertamanan dan Persampahan DLH Kabupaten Serang Toto Mujiyanto mengatakan, saat ini di TPSA Cilowong sedang dilakukan perluasan lahan untuk mengantisipasi terjadinya longsor. Namun hingga saat ini. pihaknya masih melakukan pembuangan sampah di tempat tersebut.

“Iya memang sedang ada perluasan. Tapi tetap kami membuang disana walaupun ada perluasan. Dari Pemkot juga belum ada pemberitahuan untuk menghentikan sementara pembuangan sampah dari kami,” kata Toto kepada Kabar Banten, Jumat (18/10/2019).

Selama ini, dia menuturkan, Kabupaten Serang masih mengandalkan pembuangan sampah ke TPSA Cilowong. Sebab untuk TPSA Bojong Menteng masih dalam proses pembangunan oleh Provinsi Banten. Sehingga belum ada tempat alternatif lain untuk membuang sampah Kabupaten Serang yang menumpuk dari beberapa kecamatan.

“Selama ini kan ya ke Cilowong saja. Di Bojong Menteng belum selesai masih proses. Jadi sementara masih di Cilowong dulu,” ucapnya.

Menurut dia, tidak semua sampah dari Kabupaten Serang dibuang ke Cilowong. Sebab, ada 7 kecamatan yang mengelola sampahnya sendiri dan tidak diangkut atau dibuang ke Cilowong. Hal tersebut untuk menekan volume sampah yang akan dibuang ke Cilowong agar tidak overload.

“Kan ada beberapa kecamatan yang sudah mengelola sendiri sampahnya. Jadi yang kami angkut itu bukan dari semua kecamatan. Jadi volumenya kami tekan agar di Cilowong tidak overload,” tuturnya.

Dia berharap, pembangunan TPSA Bojong Menteng juga dapat segera selesai. Sebab selama ini banyak sampah dari kabupaten/kota Serang yang dibuang ke Cilowong dan kondisinya pun semakin lama akan terus mengalami peningkatan. Sehingga perlu dilakukan upaya bersama.

“Mudah-mudahan TPSA Bojong Menteng segera selesai, sekarang masih ditangani provinsi,” katanya.

Kurang setuju

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi tidak mengetahui permohonan pembuangan sampah ke TPAS Cilowong yang diajukan Pemkot Cilegon kepada Pemkot Serang.

“Saya kurang setuju juga. Tapi saya juga belum tahu, apakah yang minta masyarakat atau OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang bersangkutan,” kata Edi Ariadi.

Jika yang mengajukan OPD yang bersangkutan, dia mengaku akan mengevaluasi terlebih dahulu.

“Saya akan evaluasi dulu, apa sebabnya masyarakat minta buang ke Cilowong. Pasti ada ketidakpuasan dari pelayanan OPD, soal pengelolaan sampah. Termasuk, kesehatan ddan lain-lain,” ujarnya. (Tresna Mulyanawati)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here