Kamis, 20 September 2018

Cemindo Gemilang Berikan Edukasi Kesiap Siagaan Terhadap Bencana

LEBAK, (KB).- PT Cemindo Gemilang (CG) merupakan produsen semen merah putih tunjukan kepeduliannya terhadap masyarakat diwilayah yang berpotensi terjadi bencana.

Sedikitnya 155 orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak diberikan edukasi kesiapsiagaan terhadap bencana.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, jajaran PT CG diantaranya manajer training, Akhwan, manajer safety/lingkungan, Fachri,tim Corporate Sociak Responsibility (CSR) Nana, Aos, Adul.

“Kecamatan Bayah merupakan salah satu wilayah yang berpotensi terjadi bencana. Karena itu PT CG merasa terpanggil utk berperan serta dalam mensosialisasikan pemahaman yang benar mengenai kesiapsiagaan terhadap bencana,” kata manajer training, Akhwan.

Dijelaskan, Akhwan, melalui sosialisasi kesiapsiagaan terhadap bencana para peserta selain diharapkan memahami potensi bencana yang mungkin terjadi khususnya di Bayah dan memahami yang harus dilakukan saat bencana terjadi serta mampu menjadi duta sadar bencana dilingkungan sekolah dan tempat tinggalnya masing-masing.

Ditempat yang sama Kalak BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian PT CG dalam upaya mengurangi resiko akibat bencan melalui pemberian edukasi kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Acara ini diselenggarakan bukan karena ada prediksi dalam waktu dekat akan terjadi bencana apalagi tsunami, hingga sekarang belum ada alat atau pun ahli yang bisa memprediksi terjadinya gempa. Lebak saat ini cukup tenang dan kondusif dan aman dikunjungi,” katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan PT CG ini, lanjut Kaprawi, murni sebagai bentuk kepedulian dan implementasi Undang – Undang (UU) no 4 tahun 2007.

“Penanggulangan bencana itu tanggungjawab bersama. Ada tiga unsur yang harus terlibat secara langsung sesuai UU yaitu pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Jadi tiga unsur inilah yang harus berperan secara bersama-sama untuk menanggulangi bencana,” ujarnya.

Kaprawi menghimbau, masyarakat tetap waspada dan tidak terpeangruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya. (DH)*


Sekilas Info

Upah Belum Dibayarkan, Pekerja Proyek Penanganan Sungai Cibinuangeun Mundur

LEBAK, (KB).- Pelaksanaan pekerjaan proyek penanganan Sungai Cibinuangeun yang didanai APBD Provinsi Banten tahun anggaran (TA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *