Cegah Covid-19, Wisata Camping Ground Villa Biru Ditutup

Seorang pengunjung melakukan swa foto di objek wisata Camping Ground Villa Biru di Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.*

Untuk mencegah penyebaran wabah corona virus desease atau Covid -19 di wilayah Pandeglang, pengelola menutup sendiri objek wisata Camping Ground Villa Biru yang berlokasi di Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (2/6/2020).

Penutupan objek wisata tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari imbauan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor : 556/ 136 – Dispar / 2020 tentang pembatalan pembukaan destinasi wisata sampai dengan masa status pandemi Covid-19 dinyatakan aman.

Pengelola objek wisata Camping Ground Villa Biru Jajang mengatakan, penutupan kawasan wisata miliknya sampai tanggal 14 Juni 2020. Hal tersebut sebagai upaya mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Ya, lokasi ini sudah ditutup. Rencananya baru akan dibuka lagi pada 14 Juni 2020. Penutupan ini dilakukan guna membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona,” kata Jajang kepada Kabar Banten, Selasa (2/6/2020).

Menurut Jajang, selama masa penutupan pihaknya akan fokus membenahi sarana dan prasarana yang ada di objek wisata tersebut.

“Selama ditutup kami akan fokus membenahi sarana yang ada, sehingga pengunjung bisa lebih nyaman berada di tempat wisata ini,” ujarnya.

Untuk itu, Jajang berharap pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, supaya objek wisata Camping Ground Villa Biru ini semakin ramai dikunjungi wisatawan. Dengan demikian, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

“Ya, mudah-mudahan virus cepat selesai. Dengan demikian objek wisata ini bisa lebih ramai dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS Agus Sopian mengapresiasi pengelola wisata yang menutup sendiri destinasinya. Upaya tersebut sebagai bentuk kesadaran bersama dalam melawan penyebaran virus corona di Pandeglang.

“Kami harap penutupan wisata ini bisa diikuti oleh pengelola wisata lainnya, sehingga tumbuh rasa kesadaran dalam memerangi penyebaran virus corona,” tuturnya. (Iman Fathurohman)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here