Rabu, 19 Desember 2018

Capek Menuju Anyer, Yuk Mampir di Kedai Bakso Mang Jaim

Bakso, siapa yang tak mengenal makanan yang satu ini? Olahan daging sapi giling dengan tepung dan rempah-rempah pilihan memang menjadi salah satu makanan favorit siapapun yang melakukan perjalanan atau kunjungan kemana pun.

Bahkan tidak sedikit orang yang beranggapan jika melakukan perjalanan maka harus mampir ke kedai bakso untuk sekadar menghilangkan rasa pusing dan mual dalam berkendara dengan semangkuk bakso kuah.

Adalah Kedai Bakso Mang Jaim yang terletak di Jl.Raya Karangbolong, Pertigaan Kp. Kosambi 2, Desa Karangsuraga, Kec.Cinangka Kabupaten Serang atau 200 meter dari hotel Aston Anyer. Tempatnya yang strategis, yakni di pinggir jalan, membuat kedai ini ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar ataupun yang melakukan perjalanan dan wisata ke Anyer.

Seorang pelanggan bakso Mang Jaim yang tak lain adalah warga sekitar kedai itu sendiri, Oliz mangatakan dia selalu membeli bakso di Mang Jaim karena rasanya yang berbeda dengan bakso yang lain. Terlebih lagi kedai bakso Mang Jaim sudah berdiri sejak 21 tahun yang lalu. Oleh karena itu, bakso Mang Jaim membuat dia percaya jadi pelanggan setia. “Setiap hari saya beli bakso MangJaim, enak sih,” tuturnya.

Tekstur daging baksonya beda dari bakso yang lain. Selain itu, banyak varian rasa bakso, ada isi mercon, telor puyuh dan isi daging giling itu sendiri. “Jadi engga bikin bosen. Soal harga juga cukup terjangkau Rp.10.000 untuk setiap porsi bakso. ” ujar Oliz.

Menurut pemilik Kedai Bakso Mang Jaim, Jarnah, pengambilan nama Kedai Bakso Mang Jaim itu sendiri merupakan ide dari sang suami yang memakai namanya untuk nama baksonya. Selain karena nama yang pendek dan simpel, juga mudah diingat oleh pelanggan.

“Sudah 21 tahun saya jualan bakso, awalnya sih hanya suami yang berjualan keliling menggunakan gerobak dorong, sampai ke desa sebelah. Berdirinya Kedai Bakso Mang Jaim baru 15 tahun belakangan ini. “Saya yang jaga kedai, suami saya keliling menggunakan gerobak. Alhamdulillah, sudah setahun ini saya buka cabang di daerah pantai, yang buka setiap hari libur. Ada 4 cabang, diantaranya Pantai Lapan ada 2 kedai, dan di Pantai Legon Prima juga 2 kedai,” tuturnya.

Jarnah mengatakan dia dan keluarga terus berinovasi dalam varian rasa baksonya. Menurut dia, sudah 3 bulan ini dia menambahkan beberapa varian bakso. “Kalau sekarang ada 3 varian rasa, ada isi daging giling, telor puyuh, dan mercon. Yang lagi di minati oleh pelanggan ini bakso isi mercon, yaitu cabe‘setan’ yang di rebus kemudian ditumbuk kasar dan menjadi isian baksonya,” ujar Jarnah. (Rostianah)*


Sekilas Info

Aura Madinah di Banten Lama

WAJAH baru kawasan Kesultanan Banten atau dikenal dengan sebutan Banten Lama, mulai terlihat pada penghujung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *