Capaian Retribusi Rendah, Dewan Panggil OPD Pemkot Serang

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Serang yang capaian retribusinya masih rendah. Hal tersebut, sebagai bentuk pemantauan atau kontrol terhadap anggaran Pemkot Serang.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, tidak hanya OPD yang realisasi pendapatan asli daerah (PAD) retribusi rendah saja yang dipanggil. Akan tetapi, OPD yang serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) rendah juga akan dilakukan pemanggilan.

“Kami juga nanti akan panggil (OPD), supaya tahu ini salahnya di mana. Tapi, memang, kami tidak bisa melakukan tindakan apapun. Karena, itu merupakan hak prerogatif dari wali kota dan wakil wali kota itu sendiri, bukan dari kami,” katanya.

Ia menilai, pengelolaan organisasi yang dilakukan OPD kurang baik, sehingga pendapatan retribusi sangat rendah dan jauh dari capaian target. Tentu saja, hal tersebut harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Sebab, triwulan III ini merupakan batas penilaian pada kinerja, sedangkan triwulan selanjutnya untuk tahap penyelesaian.

“Saya sempat membaca itu (berita) sudah memasuki triwulan III ternyata realisasi PAD dari retribusi masih sangat rendah. Masih di bawah 50 persen. Padahal, triwulan III ini kan menjelang akhir tahun. Seharusnya sudah mendekati target capaian,” ucapnya.

Menurut dia, dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD, seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang harus bertindak secara tegas. Sebab, ketegasan tersebut, merupakan peringatan bagi kepala OPD, agar melaksanakan kinerjanya sebaik mungkin.

“Kalau tidak tegas, nanti kondisi selanjutnya itu akan selalu terulang kembali. Tidak ada perbaikan dari setiap OPD. Pemkot ini harus tegas dalam memberikan teguran atau peringatan kepada kepala OPD. Capaian ini kan rendah, lalu untuk evaluasi, bila masih terus seperti itu. Harusnya tegas, agar tercapai, bisa kekejar,” tuturnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here