Camat di Kota Serang Sambut Baik Dana Kecamatan

SERANG, (KB).- Wacana dana kecamatan di Kota Serang disambut baik beberapa camat di Kota Serang. Adanya dana kecamatan di Kota Serang dinilai akan membantu percepatan pembangunan di daerah.

Camat Taktakan Um Rochmat Hidayat mengatakan, dana kecamatan tersebut, merupakan salah satu teroboson untuk percepatan pembangunan di daerah.

“Program ini, menurut saya, sangat bagus untuk membantu percepatan pembangunan. Karena kan biaya pengawasan juga cukup besar,” katanya, Jumat (22/3/2019).

Ia menuturkan, setiap kelurahan kini mendapat dana Rp 370 juta yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tambahan.

“Kalau dana itu kan digunakan untuk pembangunan kelurahan. Itu pun dibagi dua, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya. Pembangunan tersebut, ucap dia, bergantung pada kebutuhan setiap kelurahan.

“Misalnya membangun jalan, paving block, kemudian drainase atau pembangunan lainnya yang diprioritaskan. Tapi, tetap itu berdasarkan hasil dari musrenbang kelurahan dan berpedoman pada juknis. Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 dan Perwal Nomor 2 Tahun 2019, itu dasar kami,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam hal tersebut, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), yaitu lurahnya itu sendiri. Jadi, tutur dia, mereka lebih menguasai, mana saja yang harus dilakukan pembangunan. Kemudian, mana yang harus diprioritaskan. Akan tetapi, ini tetap harus melalui musrenbang.

“Jadi, berdasarkan hasil dari musrenbang kelurahan sebelumnya untuk persetujuannya. Tidak ujug-ujug dapat dana langsung digunakan untuk pembangunan,” katanya.

Sementara, untuk melakukan kegiatan, menurut dia, masih dianggarkan di kecamatan, namun terbatas.

“Karena ini swamasyarakat, jadi yang mengelola langsung masyarakat. Hanya saja kendala di kami itu pada SDM-nya yang sangat minim. Karena, di beberapa kelurahan hanya memiliki satu orang ASN,” ujarnya.

Senada, Camat Serang Arif Rahman Hakim menyambut baik dengan program tersebut. “Kalau kami ya tentunya berterima kasih kepada Pemerintah Pusat. Semoga dengan adanya dana itu bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang didapatnya, dana kecamatan tersebut, diperuntukkan untuk monitoring dan pembinaan. “Berdasarkan berita yang saya baca, anggaran tersebut memang digunakan untuk operasional monitoring dan pembinaan terkait dengan dana kelurahan,” tuturnya.

Ia menuturkan, akan ada petunjuk teknis (juknis) dan diberikan arahan jika memang rencana dana kecamatan direalisasikan. “Yang pasti nanti akan ada juknisnya, dana tersebut dipergunakan untuk apa. Tapi, yang saya tahu, itu untuk monitoring dan pengawasan,” katanya.

Sementara, untuk saat ini dana yang dipakai untuk kegiata, adalah dana rutin kecamatan. “Tapi selama ini, untuk kegiatan atau kunjungan di kelurahan, kami tidak menggunakan dana khusus. Karena, memang tidak menghabiskan dana besar juga, jadi itu dari kami-kami saja,” ucapnya.

Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengkaji alokasi dana untuk kecamatan. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional Camat pada Rabu (20/3/2019).

Jika jadi, dana kecamatan rencananya akan digelontorkan untuk menciptakan keseimbangan pembangunan. Maklum, desa dan kelurahan telah mendapatkan alokasi dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here