Calon Wakil Wali Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati dan Reno Yanuar Melenggang

CILEGON, (KB).- Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Cilegon tidak menemukan kekurangan pada berkas dua pendaftar bakal calon Wakil Wali Kota Cilegon. Berkas Ratu Ati Marliati maupun Reno Yanuar dinyatakan lengkap dan melenggang menuju pemilihan suara yang akan dilakukan melalui sidang Paripurna DPRD Kota Cilegon, Jumat (12/4/2019).

Anggota Panlih Wakil Wali Kota Cilegon Sofwan Marjuki mengatakan, pihaknya tidak akan meminta tambahan atau perbaikan berkas kepada kedua pendaftar. Mengingat berkas yang diserahkan kedua bakal calon dinilai lengkap.

“Kami sudah rapat untuk melakukan pemeriksaan berkas. Hasilnya, ternyata Bu Ati dan Pak Reno menyerahkan berkas secara lengkap,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggam, Ahad (7/4/2019).

Menurut Sofwan, tampaknya Ratu Ati dan Reno telah mempersiapkan persyaratan-persyaratan jauh hari sebelum pendaftaran bakal calon Wakil Wali Kota Cilegon dibuka. Hal itu menunjukkan keseriusan kedua belah pihak.

“Itu kan banyak sekali item persyaratannya. Mulai dari keterangan tidak pailit dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, keterangan memiliki hak suara dari Pengadilan Negeri Serang, LHKPN, dan lain-lain. Tidak mungkin berkas sebanyak itu diselesaikan sepekan, berarti keduanya sudah siap-siap sejak lama,” ujarnya.

Hal hampir senada dikatakan Wakil Ketua Panlih Calon Wakil Wali Kota Cilegon Isro Mi’raj. Ratu Ati dan Reno, katanya, telah menyerahkan berkas yang dibutuhkan sesuai persyaratan.

“Pak Reno menyertakan surat kemunduran diri dari DPRD. Bu Ati juga memberikan surat keterangan mundur dari ASN, juga sebagai Komut PT PCM dan pengawas RSUD Kota Cilegon,” tuturnya.

Atas dasar itu, pihaknya setuju untuk mengumumkan jika keduanya lolos verifikasi berkas pada tahapan publikasi bakal calon Wakil Wali Kota Cilegon hasil verifikasi dokumen, Selasa (9/4/2019).

“Selasa nanti, kami tinggal mengumumkan. Apakah nanti ada pengaduan dari masyarakat, atau respons-respons lain, kami akan lihat nanti,” ucapnya.

Bahas pengamanan

Sementara itu, panlih bersama Sekretariat DPRD dan Polres Cilegon mulai fokus membahas pengamanan super ketat pada tahapan penyampaian visi misi pada Kamis (11/4/2019) dan pemilihan suara Jumat (12/4). Isro mengatakan, pengamanan harus ketat, demi kelancaran pemilihan suara.

“Ini kan cukup bergengsi, pemilihan wakil kepala daerah. Jadi memang harus diamankan secara ketat,” katanya.

Rapat teknis pengamanan sendiri, katanya, mulai dilakukan Senin (8/4/2019) siang. Pada rapat nanti, akan dibahas sejumlah hal, mulai dari jumlah tamu undangan hingga larangan-larangan yang akan diberlakukan.

“Pintu masuk pun rencananya akan dipasang detektor logam. Sehingga kalau ada yang bawa senjata api, tidak boleh dibawa masuk. Pendekar-pendekar tuh, yang bawa golok harus ditaruh dulu,” ujarnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here