Calon Kabiro Perekonomian Masih Didalami, Satu Jabatan di Pemprov Banten Menggantung

SERANG, (KB).- Satu dari empat jabatan yang sudah dilelang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, masih menggantung. Berbeda dengan tiga jabatan lainnya yang sudah melalui proses pelantikan dan dan diisi pejabat baru, namun pejabat Kabiro Perekonomian dari hasil lelang belum juga diputuskan.

Untuk diketahui, Pemprov Banten telah melaksanakan lelang jabatan empat jabatan yang terdiri atas, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Biro Bina Perekonomian serta Direktur Utama RSUD Banten.

Hasilnya, Gubernur Banten Wahidin Halim telah melantik Rina Dewiyanti pada jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pramudji Hastuti pada jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Danang Hamsah Nugroho pada Direktur Utama RSUD Banten. Pelantikan dilakukan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Jumat (27/9/2019).

Sementara, untuk jabatan Kepala Biro Bina Perekonomian ditunda dan hingga kini belum terjawab siapa pejabat yang akan dilantik.

Kepala BKD Banten Komarudin menuturkan, hingga kemarin Gubernur Banten masih mendalami informasi berkaitan calon pejabat jabatan Kepala Biro Bina Perekenomian. Dengan demikian, jadwal pelantikannya belum bisa ditentukan. “Masih didalami oleh gubernur,” katanya, Rabu (16/10/2019).

Disinggung apakah dengan kondisi yang ada Gubernur Banten memungkinkan memilih nama lain yang masuk tiga besar untuk dilantik, mantan Pj Bupati Tangerang ini tak menampiknya. Gubernur Banten diberikan kewenangan untuk melakukannya.

Terkait penelurusan rekam jejak terhadap nama calon pengisi Kepala Biro Bina Perekonomian, kata dia, sebetulnya sudah dilakukan sejak proses lelang jabatan. Kesimpulannya, tidak ada keputusan pengadilan yang menyebutkan nama tersebut sebagai terpidana korupsi. “Tidak terbukti, menurut inspektorat,” ucapnya.

Selama belum ada pelantikan, jabatan Kepala Biro Bina Perekonomian diisi oleh plt yaitu Mahdani yang juga menjabat Kepala Biro Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Provinsi Banten. “Ada plt Kabiro Adpem,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan, ada beberapa pertimbangan yang membuatnya menunda pelantikan Kepala Biro Bina Perekonomian hasil lelang jabatan. “Ada pertimbangan tertentu yang masih perlu kita ada kesimpulan,” tuturnya.

Pertimbangan tersebut menyangkut informasi dugaan terseret korupsi sebagai yang beredar di media sosial (medsos) dan media cetak. “Kan termasuk jadi pertimbangan, itukan opini publik kan. Ada hal-hal yang perlu kita konsultasikan. Nanti kita lihat kesimpulan ini baru kita,” katanya.

Prinsipnya seluruh proses lelang jabatan dilaksanakan dengan adil atau tanpa tebang pilih. “Lelang berkeadilan, siapa yang terpilih itu yang saya lantik, mau darimana enggak ada urusan. Enggak ada nepotisme atau apa, orang lelang kok itu,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here