Rabu, 26 September 2018

Calon Haji Urus Sendiri Paspor Haji

SERANG, (KB).- Calon jamah haji harus mengurus sendiri pembuatan paspor haji. Pengurusan paspor, tidak dilakukan oleh penyelenggara haji. Penyelenggaraan ibadah haji memerlukan paspor sebagai persyarat dokumen untuk berpergian ke luar negeri.

Kasi Informasi Sarana dan Prasarana Kantor Imigrasi kelas 1 Serang, Adi Purwanto mengatakan, pengurusan paspor untuk ibadah haji dilakukan oleh calon jamaah dan petugas imigrasi akan membantu para calon jamaah untuk membuat paspor. Pembuatan paspor ini tidak bisa diwakilkan oleh penyelenggara dan siapapun.

“Pelayanaan pembuatan paspor haji dilakukan sendiri dan prosesnya mengikuti kemenag. Untuk pembuatan paspor agar tidak terjadi penumpukan dari wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Lebak dalam wilayah provinsi bisa dilakukan di kantor Imigrasi Serang. Bila terjadi penumpukan bisa dilakukan di kantor Imigrasi Cilegon, katanya kepada Kabar Banten, Kamis (1/3/2018).

Ia mengatakan paspor haji sama dengan paspor biasa yang digunakan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Pembuatanya kini tidak perlu antre calon jamaah cukup mendownload paspor di ponsel pintar dan prosesnya tidak lama. “Sekarang ini semuanya dimudahkan, apalagi untuk pembuatan paspor jamaah yang tidak bisapun, kami akan bantu untuk melakukan registrasi. Kami juga sering mengadakan sosialisasi bagaimana pembuatan paspor. Kami akan memberikan layanan membantu jamaah yang merasa kesulitan dalam mendaftar,” ujarnya.

Sementara itu, Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Provinsi Banten, Deni Rusli mengatakan, sebelum ke kantor Imigrasi, para CJH harus mengumpulkan data ke kemenag. Caranya dengan mengisi permohonan dokumen imigrasi. Kemenag telah membagikan lembar perdim kepada Klompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Para jamaah bisa mengambilnya di KBIH masing-masing.

“Jadi, jamaah yang telah mendaftar online bisa langsung datang ke kantor imigrasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jamaah yang ingin mendaftarakan secara individu juga disertai surat pengantar dari Kemenag. Data yang ingin di daftarakan harus sesuai kalau tidak sama tentu akan menghambat,” ujarnya. (DE)***


Sekilas Info

MUI BANTEN HADIRKAN ULAMA DARI TUNISIA DAN LIBANON

SERANG, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten melalui Komisi Hubungan Internasional dan Kerjasama Luar Nageri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *