Calon Haji Terdampak Banjir Diminta Lapor Jika Dokumen Hilang

SERANG, (KB).- Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Banten meminta kepada jemaah calon haji yang terkena bencana banjir, untuk melapor jika dokumen ada yang hilang atau rusak.

“Kami sudah sampaikan kepada masyarakat yang sudah memiliki porsi berangkat namun dokumen pendaftaran haji yang hilang atau rusak terkena banjir, segera untuk melaporkan ke Kemenag Baik di Kecamatan Cipanas, Sajira dan Lebak Gedong,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banten Deni Rusli, saat ditemui di kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji, Bale Room Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Kamis (9/1/2020).

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi calon jemaah yang terkena banjir. Masih ada proses bagi calon jemaah untuk mencari data-data terkait pemberangkatan haji itu.

Tindak lanjut dari Kemenag tentu akan diperbaharui data-data tersebut baik data yang terkait dengan setoran Biaya Penyelenggara Ibadah haji (BPIH) ke bank juga data administrasi dari Kemenag.

“Kami akan link kan dengan aplikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), karena semua data-data berada di aplikasi tersebut. Bisa dilihat, maka pentingnya aplikasi tersebut ketika rusak bisa dilihat melalui sistem,” ucapnya.

Berikan bantuan

Sementara itu, Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) Banten memberikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Lebak. Hal itu sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terkena bencana banjir.

“Kami akan terus memberikan bantuan kepada korban, bantuan tersebut dari rekan-rekan alumni petugas haji. Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan yang sudah memberikan donasinya kepada korban,” ucap Deni.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut berupa sembako dan juga alat-alat kebersihan untuk korban bencana banjir membersihkan rumah mereka yang terkena lumpur.

“Itu merupakan bantuan awal, kami akan memberikan donasi tersebut langsung ke lokasi,” tuturnya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here