Caleg DPRD Pandeglang Terpilih Belum Bisa Ditetapkan

PANDEGLANG, (KB).- Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang Ahmadi mengatakan, pihaknya belum bisa menyelenggarakan pleno penetapan caleg DPRD Pandeglang terpilih.

Soalnya, kata dia, KPU harus menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK), perihal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

“Kita belum bisa melakukan penetapan caleg terpilih. Sebab, saat ini masih menunggu putusan akhir dari MK. Diketahui, masih ada dua gugatan PHPU caleg yang belum diputuskan oleh MK. Sebab, penetapan caleg itu kan kita menunggu putusan MK selesai. Berdasarkan informasi yang kita terima memang putusan MK itu akan selesai pada tanggal 9 Agustus 2019,” kata Ahmadi, Kamis (25/7/2019).

Menurut Ahmadi, saat ini masih ada dua gugatan PHPU yang masih dilanjutkan, yaitu gugatan Partai Demokrat dan Partai Berkarya. “Kedua gugatan PHPU itu sudah sampai di tahap pemeriksaan saksi oleh MK,” tuturnya.

Apalagi, kata dia, sebelumnya ada satu gugatan PHPU dari Partai Nasdem yang ditolak oleh MK. Karena gugatan tersebut bukan berkaitan dengan perselisihan hasil. Sehingga, katanya, di ranah Bawaslu hal tersebut dapat diselesaikan.

“Tiga Hari setelah putusan MK dibacakan kita akan tetapkan. Berdasarkan informasi yang kita terima, pembacaan putusan MK itu pada 9 Agustus 2019. Berarti kalo setelah tanggal itu kan tanggal 12, tetapi kita belum bisa menyampaikan tanggalnya ya, khawatir ada waktu yang memang meleset,” ujarnya.

Hal hampir senada dikatakan oleh Samsuri komisioner KPU Pandeglang. Ia mengatakan, nantinya akan ada 50 kursi yang ditetapkan berdasarkan hasil pileg sebelumnya. Meski demikian, KPU Pandeglang belum bisa menyampaikan nama – nama terpilih sebelum adanya pleno.

“Kita belum bisa menyampaikan dengan pasti. Apalagi nama yang nanti akan menjadi anggota dewan. Karena itu, harus kita lakukan rapat pleno dulu,” ucapnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here