Buron 4 Tahun, Tersangka Korupsi Ditangkap Jaksa

CILEGON, (KB).- Biston Manurung, terdakwa kasus korupsi galian C kawasan hutan milik Perusahaan Umum (Perum) Perhutani Banten di Desa Salira, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, ditangkap Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, Rabu (7/8/2019), sekitar pukul 21.00 WIB.

Biston ditangkap di sebuah rumah kost Kelurahan Legok, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, setelah 4 tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Cilegon. Biston sebelumnya divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Serang pada 2014 lalu.

Ia terbukti secara sah melakukan korupsi bersama Asisten Perhutani Serang pada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banten Suherman, karena melakukan kegiatan penambangan batu di hutan milik Perhutani di Petak 2 Desa Salira pada 2012 hingga 2013.

Biston yang juga dikenal sebagai pengusaha tambang di kawasan Gunung Pinang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ini sempat melayangkan banding ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, juga kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Alih-alih mendapatkan pembebasan, hukuman Biston yang sebelumnya ditetapkan 1,5 tahun oleh PN Serang malah bertambah menjadi 4 tahun setelah kasasi ditolak MA pada 2015.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilegon Andi Mirnawati mengatakan, penangkapan Biston merupakan hasil pengawasan selama dua hari sejak Selasa (6/8/2019). Biston kedapatan sering menengok anaknya di salah satu sekolah di Kota Cilegon, kemudian pulang ke rumah kost di Legok.

“Ini hasil pengawasan kami selama dua hari. Ketika terdakwa sampai di rumah kost tempat ia tinggal, langsung ditangkap intelijen kami,” katanya saat konferensi pers di Kantor Kejari Cilegon, Rabu (7/8/2019) malam.

Biston, lanjut Andi, mengaku merasa tidak bersalah atas kasus tersebut. Namun hal tersebut tidak diindahkan, lantaran status hukum Biston berlaku tetap. “Sah-sah saja terdakwa merasa tidak bersalah, tapi kami kan melihat status hukumnya yang telah mendapatkan vonis,” ujarnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here