Minggu, 24 Juni 2018
Bupati Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Kuswadi Razak berkunjung ke Pandeglang, Kamis (22/2/2018). Andi diterima oleh Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita di ruang garuda.*

Bupati Sopeng Kunjungi Pandeglang

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Kaswadi Razak melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/2/2018) pukul 20.00. Kunjungan tersebut diterima langsung Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita bersama Muspida di Gedung Garuda Pendopo Pandeglang.

Menurut informasi, kedatangan Bupati Sopeng tersebut tidak lain untuk mengadopsi program pemerintahan. Selain soal tata pemerintahan juga untuk bertukar informasi soal pembangunan pariwisata. “Kami datang ke Pandeglang banyak tujuan. Di antaranya soal tata pemerintahan dan mengadopsi program pembangunan yang ada di Pandeglang. Izinkan kami untuk belajar mencari apa yang akan kami terapkan di daerah Sopeng,” kata Bupati Sopeng, Andi Kuswadi Razak saat berada di Pendopo Pandeglang.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bupati Sopeng ke Pandeglang. “Kami bangga saat Pandeglang menjadi lokus untuk studi banding kepala daerah. Tentu akan banyak melahirkan ide, gagasan dan terobosan. Dengan kunjungan kerja ini bisa saling memberikan masukan positif untuk perbaikan pembangunan,” ujar Irna.

Ia mengatakan, pemerintah daerah sedang fokus membangun infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Tahun ini juga ditetapkan target untuk pengembangan dan penataan sektor pariwisata. Karena jika pariwisata maju dengan sendirinya akan mendatangkan pendapatan asli daerah. “Tentu, jika ada waktu, kami akan agendakan untuk kunjungan ke Kabupaten Sopeng. Kami pun masih banyak belajar untuk mengadopsi program-program pembangunan,” katanya.

Menurut Irna, membangun suatu daerah memang tidak mudah. Selain butuh konsep program juga harus ditopang sumber daya manusia yang andal. Selain itu, untuk mewujudkan pembangunan dibutuhkan anggaran yang rasional dan memadai. Sehingga perencanaan pembangunan yang ditargetkan bisa tercapai.

“Butuh kerja keras, perjuangan untuk mewujudkan pembangunan daerah. Modal utama pembangunan selain estimasi anggaran juga kondisi keamanan yang harus dijaga. Sebab, membangun tanpa kondusivitas daerah tidak akan berjalan lancar. Hal penting lainnya, proses pembangunan membutuhkan peran serta dan dukungan masyarakat dan stakeholder,” ucapnya. (TT)***


Sekilas Info

Halal Bihalal Pererat Silaturahim PDAM Pandeglang

Untuk mempererat silaturahim dan menjalin sinergitas baik pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *