Selasa, 11 Desember 2018

Bupati Serang Sayangkan Pasar Emping tak Dimanfaatkan

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyayangkan belum dimanfaatkannya Pasar Emping di Kecamatan Gunung Sari yang sudah dibangun sejak 2015. Hal tersebut dinilai akibat adanya kesalahan perencanaan yang tidak detail.

“Ini dari perencanaan ada kesalahan jadi FS (study kelayakan) tidak detail, sehingga tidak termanfaatkan,” katanya kepada wartawan saat ditemui seusai acara Diklat Pemberdayaan STPI di Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Rabu (10/10/2018).

Ia menyayangkan kondisi tersebut, sementara saat ini secara fisik bangunan pasar sudah selesai dan lengkap fasilitasnya. “Saya melihat tadi (kemarin) itu (Pasar Emping) sayang,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada Camat Gunung Sari, agar mencoba mengajak masyarakat untuk rembukan. Ia mempersilakan pasar tersebut, akan dipergunakan seperti apa. “Masyarakat mau manfaatkan untuk apa silakan rembukan, sayang kan itu,” ucapnya.

Bahkan, dia tidak melarang jika kemudian pasar tersebut dijadikan pasar tradisional. “Kalau masyarakat mau, silakan dipakai untuk apa saja, yang penting bisa menggerakkan ekonomi, mangga (silakan). Mau kuliner juga silakan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang, Abdul Wahid menuturkan, Pasar Emping tersebut, terkendala masalah transportasi. Dinasnya juga sudah maksimal, untuk menggerakkan pasar tersebut.

“Kami ada MoU dengan UMKM, tapi enggak berhasil juga, kami kumpulkan camat dan lurah sekitar situ juga untuk hidupkan mereka sudah masuk empat bulan sepi lagi. Karena, memang transportasi untuk jalan umum belum mendukung,” katanya.

Ia menjelaskan, pasar tersebut berada di lintasan pariwisata. Oleh karena itu, ruas jalannya perlu dilebarkan, agar bisa masuk minimal dua bis.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kelanjutan kerja sama dengan Durian Haji Arif. Hanya saja ada beberapa persyaratan yang diajukan oleh mereka.

“Ia minta hutan lindung dirapikan, itu yang belum bisa nyambung dengan kehutanan. Kan itu hutan lindung, kami minta di babat, supaya kelihatan pemandangan rawa danau itu. Itu yang belum bisa, karena harus minta izin ke pusat dulu. Itu kendalalah, kalau lampu jalan itu bisa, karena internal kami, nanti kami minta bantuan ke Dinas Perhubungan Provinsi Banten. Terus trayeknya ke Dishub Kabupaten Serang,” ucapnya. (DN)*


Sekilas Info

RSUD Kota Serang Siap Kerja Sama dengan BPJS

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis mengatakan, pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *