Bupati Serang Minta Pelajar tak Terprovokasi Politik

Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta, agar para pelajar di Kabupaten Serang tidak terprovokasi berbagai isu politik yang ada. Pelajar sebagai generasi muda diminta untuk dapat menjadi peredam ketika terjadi konflik politik di sekitarnya.

“Jadi, jangan sampai pelajar ikut-ikutan tersulut emosinya, karena berbeda pilihan presidennya. Justru, harus bisa menjadi peredam jika ada konflik seperti itu di sekitarnya,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (10/4/2019).

Ia menuturkan, kondisi tahun politik yang terjadi saat ini diharapkan tidak menjadi contoh bagi pelajar saat ini. Ia justru mengharapkan, agar pelajar tetap fokus dalam pendidikannya dan tidak ikut-ikutan terprovokasi oleh oknum tertentu. “Apalagi bagi pelajar yang belum cukup umur untuk memilih. Mudah-mudahan tidak ikut-ikutan,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini masyarakat, justru banyak yang berseteru, karena berbeda pilihan. Terlebih hal tersebut terkadang terjadi di media sosial (medsos). Sebab, saat ini justru medsos menjadi wadah atau tempat para pelajar kunjungi hampir setiap waktu.

“Ini juga menjadi soal yang penting bagi orangtua, agar lebih baik lagi mendidik anak-anaknya, supaya tetap fokus dalam pendidikannya. Orangtua juga harus bisa mengontrol, supaya tidak ikut-ikutan,” ucapnya.

Sehingga, lanjut dia, generasi yang ada saat ini dapat memprioritaskan pendidikannya. Tidak hanya itu, orangtua diharapkan juga dapat mendidik anak-anaknya lebih baik lagi dan memerhatikan pendidikannya. Hal tersebut sebagai antisipasi, agar anak-anak atau pelajar tidak ikut meributkan calon pemimpin yang ada.

“Harus bisa jadi penengah lah pelajar ini kalau di sekelilingnya sibuk membicarakan ini itu soal pemilu. Jangan sampai ikut-ikutan ribut. Mudah-mudahan orangtua juga ikut membimbing anak-anaknya ini,” tuturnya. (Tresna Mulyanawati)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here