Minggu, 23 September 2018

Bupati Serang Enggan Gelar Pelantikan Pejabat

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah enggan menggelar pelantikan pejabat dalam waktu dekat. Hal tersebut, karena saat ini belum semua pejabat eselon III dan IV di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang mengikuti assessment yang hasilnya menjadi bahan pertimbangan untuk mutasi, rotasi, dan promosi pejabat.

Ia mengatakan, baru akan menggelar pelantikan jika assessment seluruh pejabat eselon III dan IV di Pemkab Serang telah dilakukan, hal tersebut, agar seluruh pegawai memiliki peluang yang sama. “Pelantikan nanti selesai assessment eselon III dan IV semuanya, sekarang kan kalau gak salah baru satu angkatan untuk assessment eselon III dan IV-nya, itu kan untuk bahan rotasi mutasi. Jadi, kalau menurut saya, harus selesai dulu semua assessment eselon III dan IV-nya, jadi dari hasil assessment itu yang jadi dasar, ini harus selesai dulu semua, karena biar semua punya peluang yang sama,” katanya.

Meski demikian, ujar dia, pengisian kekosongan jabatan memang harus secepatnya, agar jangan sampai kekosongan mengganggu kinerja. “Kalau plt (pelaksana tugas) kan punya kewenangan terbatas,” ucapnya. Namun, tutur dia, jika pelantikan tidak menunggu semua assessment selesai, kasihan pejabat yang belum assessment, jadi tidak punya hak yang sama.

Sementara, assessment menjadi salah satu acuan penilaian. “Dalam assessment ini, kami kerja sama dengan pihak yang punya kompetensi di bidang, kami kerja sama dengan Unpad. Jadi, dengan assessment itu unsur, supaya suka, tidak suka, kedekatan itu dikesampingkan, jadi memang dilihatnya kemampuan orangnya,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri menuturkan, assessment pejabat eselon III dan IV Pemkab Serang baru tahap I, yaitu 445 orang, sisanya masih ada sekitar 600 pejabat yang akan mengikuti assessment di akhir tahun atau di perubahan anggaran.

Menurut dia, assessment dibagi dua tahap, karena anggaran di APBD Murni baru untuk 445 orang. Sementara, untuk hasil assessment tahap pertama, ujar dia, akan keluar sekitar tiga pekan setelah pelaksanaan. “Itu karena 445 orang cukup banyak yang harus dianalisa atau dinilainya,” ucapnya. Menurut dia, lebih banyak peserta hasilnya bisa lebih lama. (YY)***


Sekilas Info

47 Desa di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan

SERANG, (KB).- Sebanyak 47 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Serang kesulitan mendapatkan air bersih, karena …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *