Minggu, 25 Februari 2018

Bupati Pandeglang Siap Pantau Pilkades‎ Serentak

PANDEGLANG, (KB).- ‎Pemkab Pandeglang memusatkan perhatian khusus untuk agenda pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 108 desa yang akan digelar 5 November 2017. Terkait agenda tersebut, Bupati Pandeglang, Hj, Irna Narulita siap memantau situasi saat pelaksanaan pemungutan suara Pilkades di sejumlah desa yang telah dijadwalkan.

“Ya, Pemkab sudah jadwalkan agenda pemantauan pada hari pelaksanaan Pilkades. Saya akan turun langsung untuk memastikan agar pesta demokrasi ini benar-benar aman, damai dan lancar,” kata Irna kepada Kabar Banten, Jumat (27/10/2017).

Selaku kepala daerah, pihaknya meminta instansi terkait untuk mengawasi dan mengawal Pilkades secara damai. Tidak boleh ada keberpihakan, dan semua intansi harus netral menjalankan fungsi pengawasan. Tidak saja intansi di lingkungan Pemkab, Irna pun meminta agar aparat keamanan di Pandeglang baik Polri maupun TNI untuk bersama-sama mengawal dan mengamankan jalannya Pilkades serentak.

Aparat keamanan harus siap siaga mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan yang dapat merusak dan menodai pesta demokrasi desa. “Semua regulasi Pilkades sudah diatur, baik sanksi maupun pelangaran-pelanggaran Pilkades. Hindari pelanggaran money politik, saling hujat antar calon kepala desa dan hindari pengerahan massa,” katanya.

Menurutnya, ada dua tahap penting yang harus diawasi secara maksimal baik oleh intansi penyelenggara Pilkades maupun aparat keamanan. Pertama tahapan masa kampanye yang akan dimulai pada tanggal 30 Oktober sampai 1 November. Tahapan ini tidak membolehkan calon mengerahkan massa dalam bentuk pawai, karena hal itu bisa memancing konflik sosial.

Untuk itu, perlu ada antisipasi tahapan kampanye agar berjalan sesuai aturan dan mekanisme berlaku.
Pihaknya berpesan agar para calon kepala desa dan tim sukses untuk mentaati semua rambu-rambu Pilkades. Sebab, aturan itu dibuat untuk menciptakan Pilkades yang sehat, dan berkualitas hingga melahirkan pemimpin desa amanah dan punya tanggungjawab untuk membangun desa.

Tahapan berikutnya, lanjut Irna, menghadapi masa tenang. Masa tenang harus menjadi hari-hari baik bagi para calon kepala desa. Tidak boleh melakukan aktivitas yang dapat memancing suasana tidak kondusif antar calon. “Saya harap aparat keamanan dan intansi terkait bisa meminimalisir konflik sosial yang dimungkinkan berpotensi pada Pilkades,” katanya.‎

Irna berharap antar  calon kepala desa agar menjalin hubungan harmonis  . Berbagai setrategi, dan taktik untuk memenangkan perhelatan Pilkades menjadi bagian hak dari para calon. Tetapi setrategi dan taktik pemenangan Pilkades itu harus sehat, jujur dan tidak boleh ada kecurangan. “Silahkan para calon berlomba secara baik dan sehat untuk menarik simpati masyarakat. Tetapi caranya harus tetap terbingkai dalam suasana baik dan kondusif, serta taati peraturan Pilkades,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Pandeglang, Abdul Azis berharap Pilkades serentak bisa berjalan aman. Pihaknya meminta para calon kepala desa agar mentaati aturan, termasuk para tim sukses agar menjaga suasana kondusif. “Berkompetisi secara sehat dan damai. Para calon harus siap legowo ketika kalah, dan harus siap merangkul saat memenangkan perhelatan Pilkades,” katanya. (EM)***


Sekilas Info

TAPD Tolak Penghapusan Pajak

PANDEGLANG, (KB).- Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Pemkab Pandeglang mengklaim penerimaan pajak sarang burung walet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *