Selasa, 25 September 2018

Bupati Pandeglang Kampanyekan Gerakan Pungut Sampah

DALAM rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Pandeglang turun ke jalan. Para abdi masyarakat yang dikomandoi Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita mengampanyekan gerakan kebersihan dengan aksi pungut sampah di sekitar pusat kota Alun-alun Pandeglang, Selasa (20/2/2018).

Kegiatan yang bertujuan menciptakan kota bersih tersebut melibatkan ratusan pelajar SMP dan SMA. Sebelum melakukan aksi pungut sampah, Bupati Irna menyerahkan tempat sampah ke perwakilan pelajar sebagai tanda dimulainya aksi bebersih di kota badak. Selain ASN dan pelajar, masyarakat sekitar kota turut serta bergabung dengan pasukan petugas kebersihan.

Dalam acara tersebut, Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita mengatakan, peringatan hari peduli sampah nasional di Pandeglang tahun ini diisi dengan aksi bebersih. Tidak ada agenda seremonial dalam peringatan tersebut, melainkan lebih pada aksi kerja.

“Kebersihan sebuah kata mudah diucapkan. Tapi terkadang sulit dilaksanakan. Makanya, momentum peringatan hari peduli sampah ini kita manfaatkan dengan bebersih kota. Karena kebersihan itu harus dimulai dari diri kira sendiri,” ujar Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita kepada Kabar Banten, seusai bebersih di Alun-alun Pandeglang.

Gerakan bebersih ini, lanjut Irna, diharapkan terus dilaksanakan. Tidak saja di pusat kota, namun para organisasi perangkat daerah (OPD) harus menjadwalkan rutin gerakan pungut sampah, terutama di halaman kantor.

Irna juga berpesan gerakan bebersih perlu dilakukan di tempat keramaian seperti pasar dan terminal. Sebab, jika kondisi lingkungan bersih maka kota akan terlihat resik dan rapi. “Di pasar, saya harap para PKL ikut menjaga kebersihan. Karena kebersihan itu merupakan pangkal kesehatan. Lingkungan bersih akan terasa lebih nyaman dan terhindar dari wabah penyakit,” ucapnya.

Irna berharap gerakan pungut sampah tidak sekadar dilaksanakan saat peringatan hari peduli sampah nasional. Tetapi bagaimana kita bisa merekonstruksi gerakan bebersih menjadi aktivitas keseharian di masyarakat. “Memang butuh waktu untuk menyadarkan diri kita terhadap pentingnya kebersihan. Dan kita harus optimistis dengan kebersamaan kita akan mampu menjadikan daerah yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar, Nila, menyambut positif aksi bebersih kota. Karena aksi ini menjadi motivasi baginya untuk bisa menjaga kebersihan di sekolah. “Ya, bersih itu sehat, bersih itu nyaman. Jika daerah kita bersih dengan sendirinya akan menjadi daya tarik bagi tamu luar daerah, termasuk wisatawan. Sebab halaman bersih akan membuat kita betah dan merasa nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Dedi Munadi, warga Pandeglang menyambut positif gerakan kebersihan kota. Apalagi aksi pungut sampah langsung dikomandoi kepala daerah. “Saya harap aksi kebersihan terus digalakkan. Karena kebersihan akan menciptakan kota sehat, kota nyaman dan indah,” ucapnya. (Galuh Malpiana)***


Sekilas Info

Tanto Warsono Arban: Pemuda Harus Kreatif

PANDEGLANG, (KB).- Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengajak para pemuda harus melirik bisnis ekonomi kreatif. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *