Bupati Lebak Serahkan Asuransi Kematian Nelayan

iti ocatavia jayabaya

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyerahkan bantuan asuransi nelayan sebesar Rp 160 juta, kepada Ny. Enur istri almarhum Kunang warga Kampung Karang Malang RT/01 Desa Muara Kecamatan Wanasalam yang meninggal sebulan lalu sepulang melaut. Selain penyerahan bantuan asuransi, pada acara yang digelar di sela-sela acara silaturahmi dengan PGRI zona 2, di SMP Wanasalam, Rabu (19/7/2017), bupati juga menyerahkan bantuan berupa alat tangkap ikan kepada perwakilan nelayan di masing-masing kecamatan.

Dalam sambuatnnya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyampaikan pesan kepada keluarga korban agar asuransi sebesar Rp 160 juta tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna kepentingan dan kebutuhan keluarga. Dan bagi penerima alat tangkap ikan juga untuk menggunakan alat tersebut sebagai kebutuhan melaut.

“Pesan saya manfaatkan uang asuransi sebesar ini sesuai dengan kebutuhan dan pergunakan untuk modal. Jika belum punya rumah bisa untuk membangun, dan jangan sampai putra-putri almarhum itu sampai tidak sekolah. Kemudian untuk penerima bantuan alat tangkap ikan, para nelayan dapat meningkatkan hasil tangkapannya,” katanya. Untuk diketahui, Kunang merupakan buruh nelayan yang sehari-harinya hidup bersama istri dan kelima anaknya dari hasil melaut. Namun nasib berkata lain, Kunang saat kapalnya bersandar di dermaga Binuangeun terserang penyakit dan beberapa hari kemudian meninggal.

uang asuransi kematian

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lebak, Nurman, yang juga mewakili keluarga besar nelayan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lebak serta jajaran dinas kelautan dan perikanan baik kabupaten maupun provinsi serta kepada pihak asuransi yang telah memudahkan berbagai urusan nelayan baik yang meninggal maupun yang saat ini aktif melaut. “Kami sebagai nelayan tentu merasa diakui dan dilindungi oleh pemerintah sehingga urusan para nelayan saat ini begitu besar perhatiannya. Mudah-mudahan bantuan baik uang asuransi kematian dan bantuan alat tangkap ikan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak yang diserahkan Ibu Bupati dapat bermanfaat,” ujarnya.

Dikatakan Nurman, sebagai pengurus HNSI tentu saja dalam mendapatkan bantuan baik asuransi dan bantuan lainnya itu sudah berdasarkan proses tahapan sebagaimana identitas sebagai nelayan yang disandangnya. “Memang sudah banyak perubahan sekarang ini dimana kantor PPI Binuageun dengan pengurus yang difasilitasi pihak pemerintah baik dari pusat, provinsi hingga kabupaten para nelayan sudah memiliki identitas kartu nelayan sesuai dengan pekerjaannya yaitu melaut ditambah dengan asuransi dari pemerintah pula,” tuturnya. (H-34)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here