Rabu, 26 September 2018
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya bersama Wakil Bupati, Ade Sumardi serta Kepala Dinas Kearsipan Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Saidja-Adinda, meresmikan Kantor Dinas dan Perpustakaan, Rabu (27/12/2017).*

Bupati Lebak Resmikan Perpustakaan Saija-Adinda

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya didampingi Wakil Bupati H. Ade Sumardi beserta jajaran meresmikan Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Saidja-Adinda yang terletak di pusat kota Rangkasbitung, Rabu (27/12/2017).

Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Saidja-Adinda yang berbentuk leuit yang bagi masyarakat Baduy merupakan sarana dan lambang ketahanan pangan. Dan dalam leuit terkandung semangat kemandirian dan semangat perjuangan untuk tidak menyerah pada keadaan.

Bupati mengatakan, untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lebak termasuk layanan Perpustakaan Saidja Adinda, maka gedung tiga lantai yang berbentuk Leuit Baduy didirikan. Dan melalui pembangunan berbentuk leuit itu terkandung nilai-nilai filosofis lokal yang ingin kita lestarikan dan kita banggakan.

“Pemerintah daerah menghadirkan Perpustakaan Saidja-Adinda dan segala fasilitasnya dengan harapan menjadi salah satu objek destinasi wisata edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya untuk warga yang tinggal di kota Rangkasbitung tetapi juga bagi warga masyarakat dari luar Kabupaten Lebak.

Menurut Bupati Iti, wisata edukasi Perpustakaan Saija-Adinda itu terintegrasi dengan Museum Multatuli serta objek wisata budaya atau wisata-wisata alam yang terbentang mulai dari Cipanas,Lebak Gedong, Gunung Kencana hingga Pantai Sawarna.

Bupati mengatakan, koleksi literasi Perpustakaan Saidja-Adinda harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat umum, pondok pesantren dan para pelaku usaha yang membutuhkan referensi untuk mengembangkan ilmu dan usahanya selain untuk mendongkrak tingkat literasi masyarakat.

”Pihak Perpustakaan Saidja-Adinda dan jajaran Diskerpus perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait mengembangkan perpustakaan yang ada di desa, di sekolah dan di instansi pemerintah. Layanan pemerintah daerah kepada masyarakat di bidang administrasi pemerintahan perlu didukung dengan sistem kearsipan yang baik,” tutur bupati. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

FKPT Banten Cegah Perempuan Terpapar Radikalisme

LEBAK, (KB).- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten melakukan dialog Pencegahan Radikalisme dan Terorisme bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *