Bupati Lebak Apresiasi Perpustakaan Kuli Maca

iti oktavia jayabaya

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya bersama Wakil Bupati H. Ade Sumardi dan Ketua Dekranasda Muhammad Farid Dermawan mengunjungi Perpustakaan Desa ”Kuli Maca” di Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber, Kamis (20/7/2017). Perpustakaan Desa Warung Banten yang digagas dan didirikan oleh Kepala Desa Warung Banten. Jaro Ruhendi pada tahun 2016 itu memang sangat mendapat apresiasi mengingat sejumlah prestasi yang berhasil diraihnya.

Pertama meraih penghargaan yang diberikan Bupati Lebak atas dedikasinya sebagai pegiat Kampung Literasi di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, 2 Mei 2017. Kedua diraih penghargaan dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Banten atas jasa serta dedikasinya dalam membangun masyarakat literasi di Provinsi Banten, 16 Mei 2017. Ketiga, penghargaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten sebagai Juara I Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Banten, 17 Mei 2017.

”Niat dan tekad kuat kepala desa untuk membuat perpustakaan desa merupakan sebuah langkah yang patut kita apresiasi. Apalagi dalam waktu yang singkat perpustakaan ini telah ikut mengharumkan nama Kabupaten Lebak melalui raihan prestasi bidang literasi di Provinsi Banten,” ujar Bupati Iti Octavia Jayabaya.

Dalam website warungbanten.desa.id, Kepala Desa Warung Banten Ruhendi menyatakan, gerakan literasi, dalam hal ini gerakan budaya baca bukanlah suatu program melainkan merupakan suatu kebutuhan. ”Program gemar membaca yang dicanangkan untuk masyarakat, belum tentu menjadi kebutuhan yang diinginkan. Namun jika gerakan budaya baca dijadikan kebutuhan masyarakat akan secara otomatis menjadi program yang diterima oleh masyarakat dengan sukarela. Tinggal bagaimana kita menyiasatinya dengan cerdas,” tutur Ruhendi.

Jaro muda berusia 31 tahun ini pun melontarkan pertanyaan untuk menjadi bahan perenungan bagi para pegiat literasi di Banten. Pertanyaannya adalah, apakah para pejabat dari tingkat bawah sampai pejabat tinggi suka membaca? Dan apakah pernah memberikan contoh kepada masyarakat untuk membaca tanpa membawa program,” ucap Jaro.

Taman Baca Masyarakat

Menurutnya, Desa Warung Banten telah membuat inovasi baru dalam menggapai visi desa yaitu Terwujudnya Desa Warung Banten yang Aman, Sehat, Cerdas, Berdaya Saing, Berbudaya dan Berakhlaq Mulia”. Merealisasikan Visi Desa tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan butuh perjuangan yang continyu, konsisten dan optimistis yang tinggi tanpa mengenal waktu.

Salah satu cara untuk menjawab sebagian visi dan misi desa di bidang pendidikan, pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan yaitu dengan mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) yang diberi nama ”TBM Kuli Maca ” yang dikukuhkan pada tanggal 24 Desember 2016. ”Salah satu tujuan TBM Kuli Maca adalah untuk membudayakan membaca bagi masyarakat terutama generasi muda, karena dengan membaca kita akan bisa membuka dunia,” tuturnya. (H-34)***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here