BUMDes Harus Jadi Tulang Punggung Desa

LEBAK,(KB).- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) harus menjadi tulang punggung bagai peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa. Mengingat, BUMDes merupakan sebagai lokomotif pengembangan potensi desa.

“Kedepan, kami menginginkan BUMDes bisa lebih maju dan berkembang. Jangan sampai mengalami kebangkrutan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bidang Usaha Lembaga Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Lebak, Noriyatna, Senin (29/4/2019).

Menurutnya, pembinaan BUMDes desa bisa mengali potensinya Sumberdayanya. BUMDes melalui dana penyertaan modal juga harus mampu mengelola mengelola usaha di desa. Sehingga, bisa maju dan berkembang dan membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakatnya.

“Pengelola BUMDes juha harus mampu tatacara dan mekanisme mengenai pengelolaan dalam menyusun laporan keuangan, sehingga tidak sampai berbenturan dengan hukum,” katanya.

Selain itu, kata dia, jika anggaran BUMDes di tahun 2019 bisa mencapai Rp 100 Juta, itu tentu bisa digunakan dengan leluasa dan kemungkinan modal setinggi itu dapat diputarkan. Sehingga, usaha fesa bisa berkembang dan berkelanjutan.

“Kedepan, BUMDes bisa menghasilkan pendapatan asli desanya dengan target utama sebagai tulang punggung desa dan mensejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Sementara, Kepala desa (Kades) Marga Jaya, Kecamatan Cimarga, Uwen Juweni mengaku, tahun ini akan menganggarkan dana penyertaan modal BUMDes sebesar Rp 100 Juta. Anggaran sebesar itu diharapkan bisa mencukupi untuk dikelola sebagai BUMDes.

“Intinya, kita akan mengelola sebaik mungkin. Kami berharap pengelolaan BUMDes kedepan bisa bertahan serta dapat berkembang dan menjadi sebuah aset penghasilan pemerintah desa,” ungkapnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here