BUMD Siap Beli Gabah Petani

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak akan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menampung dan membeli gabah petani. Keberadaan BUMD tersebut diharapkan bisa menjadi solusi atas kesulitan petani dalam menjual gabah hasil panen.

“BUMD siap menampung gabah petani dengan harga yang sesuai dan tentunya menguntungkan petani,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Lebak Dede Supriatna, Jumat (19/4/2019).

Menurutnya, kehadiran BUMD tentu sangat membantu usaha pertanian, khususnya petani padi. Sebab, BUMD berperan melindungi petani dengan membeli gabah hasil panen dengan harga cukup menguntungkan bagi petani.

Terlebih, selama ini banyak gabah hasil panen petani di Kabupaten Lebak yang dijual ke luar daerah, seperti Bogor, Sukabumi, hingga Lampung, dengan harga relatif murah.

“Karena itu, BUMD siap menampung gabah petani dengan harga menguntungkan. Sehingga, ke depan dipastikan tidak ada lagi gabah dari Lebak dijual ke luar daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, usaha pertanian padi sawah di Kabupaten Lebak sangat menjanjikan secara ekonomi. Bahkan, banyak petani yang sejahtera hingga mampu melaksanakan ibadah haji ke Mekkah, serta menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.

“Jika petani memanen padi dengan produktivitas 7 ton per hektare dengan harga pasaran Rp 5.500 gabah kering per hektare. Maka penghasilan petani mencapai Rp 38 juta per hektare,” ucapnya.

Sedangkan biaya produksi sekitar Rp 10 juta per hektare, sehingga petani meraih keuntungan bersih Rp 28 juta per hektare dengan masa waktu empat bulan. “Kami berharap pendirian BUMD itu bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini oleh Bupati Lebak,” tuturnya.

Ketua Kelompok Tani Suka Bungah, Desa Tambak, Kecamatan Cibadak, Ruhyana menyambut positif kehadiran BUMD. Karena, secara langsung membantu pendapatan ekonomi petani. “Kami optimistis BUMD dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani dengan membeli harga gabah yang menguntungkan,” katanya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here