BUMD Kabupaten Serang Kelola Lahan Pelabuhan Terbengkalai

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Serang PT Serang Berkah Mandiri (SBM) berencana mengelola lahan pelabuhan yang terbengkalai di Kecamatan Pulo Ampel. Diketahui, lahan pelabuhan tersebut, seluas sembilan hektare milik perusahaan swasta PT Inter Trias.

Direktur Utama (Dirut) PT SBM Didin Wardiono menjelaskan, pihaknya akan memanfaatkan lahan pelabuhan seluas sembilan hektare milik PT Inter Trias di Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang. Mengingat, lahan tersebut, tidak produktif sudah beberapa tahun terakhir. Untuk pemanfaatan lahan tersebut, dilakukan penandatangan kerja sama dengan perusahaan swasta tersebut. Hal tersebut, disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Serang.

“Kami akan mengelola lahan tersebut, untuk kegiatan pelabuhan, bongkar muat, seperti batu bara, batu split saja, karena di sana banyak kegiatan semacam itu. Untuk perizinan sedang kami urus,” katanya kepada wartawan seusai melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Inter Trias di Pendopo Bupati, Selasa (12/11/2019).

Ia menjelaskan, PKS tersebut berisikan pemanfaatan lahan kepelabuhanan yang sifatnya bukan sewa, namun royalti selama sepuluh tahun. Dengan melakukan evaluasi setiap enam bulan, sehingga kerja sama yang dilakukan saling menguntungkan. “Kalau ada juga bisa menguntungkan untuk masuk pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Serang,” ujarnya.

Komisaris PT Inter Trias Kevin menuturkan, pemanfaatan lahan pelabuhan bertujuan untuk memberikan keuntungan kepada pemerintah daerah. “Saya berharap, tim PT Inter Trias dan PT SBM solid untuk mengembangkan pelabuhan tersebut,” ucapnya.

Sementara, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa berharap, dengan manajemen PT SBM yang baru, maka akan membuka terobosan lain. Dalam hal tersebut, pemkab meminta, agar PT SBM memiliki alur bisnis yang jelas. Pihaknya juga mendorong mereka untuk masuk ke usaha pelabuhan.

“Sekarang kami dorong untuk masuk ke usaha pelabuhan. Ada beberapa lahan perusahaan yang terbengkalai, jadi saya ajak kerja sama. Di mana nantinya bisa sama-sama menguntungkan,” tuturnya.

Ia memastikan akan menjamin legalitas usaha tersebut, sehingga ke depan, PT SBM diminta, agar dapat memanfaatkannya dengan baik, agar dapat saling menguntungkan antarkedua belah pihak.

“Di sana PT SBM nantinya mengelola lahan seluas sembilan hektare untuk usaha kepelabuhan. Nanti akan dibuat docking kapal, penyimpanan barang barang, dan lainnya. Apalagi di Bojonegara banyak lahan perusahaan yang tidak digunakan, nanti bisa juga bekerja sama dengan perusahaan lainnya,” ucapnya. (Tresna Mulyanawati)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here