Senin, 25 Juni 2018

Bulog Tambah Pasokan Beras

SERANG, (KB).- Bulog Sub Divre Serang menambah pasokan beras dalam pelaksanaan operasi pasar (OP) untuk menekan lonjakan harga beras. Pada Kamis (11/1/2018) kemarin sekitar 3.000 ton digelontokan dalam OP, sementara pada Jumat (12/1/2018) sekitar 2.700 ton disuplai kepada pedagang beras. “Hari selanjutnya akan kami optimalkan, karena di hari kedua ini di gudang sedang ada perawatan. Jadi, belum bisa menambah suplai beras untuk pelaksanaan OP ini. Hari kedua itu sekitar 2.700 ton saja,” kata Kasi Pelayanan Publik Bulog Sub Drivre Serang, Khaerul kepada Kabar Banten, Jumat (12/1/2018).

Ia mengatakan, fokus OP salah satunya di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang yang menjadi sorotan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten. Selain PIR, mereka juga melakukan OP di dua pasar lainnya di Kabupaten/Kota Serang dan Cilegon, seperti Pasar Lama dan Pasar Baru Cilegon. “Kemarin kami melakukan di Pasar Lama, Rau, dan hari ini (kemarin) di Pasar Baru Cilegon. Hari ini, kami menambah kerja sama dengan dua pedagang, yaitu di Pasar Rau dua pedagang dan Pasar Lama dua pedagang,” ujarrnya.

Kerja sama tersebut dilakukan, agar para pedagang beras mau membeli beras yang ada di Bulog Sub Divre Serang dengan harga yang lebih murah, yaitu Rp 8.600 per kg dan pedagang harus menjual dengan harga Rp 9.300 per kg. “Sementara, untuk Pasar Baru langsung kami jual ke konsumen, karena kami menawarkam ke pedagang belum ada yang bersedia,” ucapnya.

Berdasarkan informasi dari tim satgas pangan, pedagang belum bersedia menjual dengan harga Rp 9.300. Ia menuturkan, harga jual tersebut sudah sesuai dengan keputusan atau surat edaran Kementerian Perdagangan. “Untuk pengawasannya akan didampingi oleh tim satgas pangan dan Dinas Perdagangan dari kabupaten/kota lainnya. Selain itu, kualitas beras Bulog sudah terjamin, karena ada reprosesing sebelum melakukan OP, agar kualitasnya dapat diterima baik di pasar,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, bahwa kenaikan beras diakibatkan persediaan yang berkurang. Saat ini, Disperindagkop Kota Serang termasuk di dalamnya tim satgas pangan dan Bulog ikut melaksanakan OP beras di Kota Serang. Untuk harga jenis beras lokal dengan kualitas biasa dijual dengan harga Rp 12.000 per kg, beras lokal kualitas bagus Rp 13.000 per kg, beras pandan wangi Rp 13.000 per kg, karya muda karawang Rp 13.500 per kg, beras jam lonceng kediri Rp 13.500 per kg. Masing-masing mengalami kenaikan sekitar 10 persen.

Panen raya meleset

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso menjelaskan, kenaikan harga beras di Banten disebabkan siklus panen raya yang meleset dari prediksi.
“Banten ini bagian penting dari nasional. Secara nasional dari sisi produsen termasuk yang beri kontribusi cadangan pangan, terutama beras. Tapi, belum sesuai jadwal, harusnya siklus normal Januari ini sudah mulai panen. Tapi, perkiraan Februari baru panen raya,” katanya.

Ia mengungkapkan, panen raya 2017 pada Agustus-September. Sementara, pada Oktober sampai Desember tidak ada panen raya. “Oktober sampai Desember kosong, jadi persedian beras menipis. Ketika masuk Januari, mau enggak mau kami mendatangkan beras dari luar Banten sambil menunggu panen raya. Karena dari luar, harga enggak bisa ditahan begitu sampai Banten,” ujarnya.

Ia menuturkan, harga beras dari luar tersebut mencapai Rp 312.500 per karung atau 25 kg. Harga tersebut baru sampai tingkat pengecer. “Di tingkat pembeli itu sampai Rp 320.000-an. Kalau normalnya sekarung itu Rp 260.000. Naiknya hampir 40.000-an. Itu beras kualitas premium,” ucapnya. Begitu juga dengan beras medium yang juga suplainya kurang, baik dari lokal maupun luar. “Biasanya dari lokal itu di penggilingan padi, tapi kami kurang. Suplai dari Lampung juga kurang. Jadi,sediaan beras medium kosong. Di situlah digelontorkan lewat OP Bulog,” tuturnya. (TM/RI)***


Sekilas Info

Bawaslu Ingin 4 Hal Ini Tak Terjadi di Masa Tenang Pilkada Serentak Di Banten

SERANG, (KB).- Memasuki masa tenang Pilkada serentak di empat kabupaten dan kota se-Provinsi Banten tanggal 24-26 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *