Bulog Baru Salurkan 16 Ton Beras BPNT

SERANG, (KB).- Bulog Sub-Divre Serang hingga November 2019 baru menyalurkan 16 ton beras bantuan pangan non-tunai (BPNT) di Kabupaten Serang. Beras tersebut disalurkan ke satu kecamatan.

Kepala Seksi (Kasi) Komersial Bulog Sub-Divre Serang Hari Atmajaya mengatakan, sejak awal pemberlakuan BPNT di Kabupaten Serang, Bulog baru menyalurkan BPNT untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Ciruas. Total beras yang disalurkan sebanyak 16 ton. Jumlah tersebut, dinilai masih kurang atau tidak sesuai dengan target.

“Sampai saat ini baru Kecamatan Ciruas saja. Hanya saja, tidak semua elektronik warung gotong royong (e-Warong),” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (22/11/2019).

Ia menjelaskan, dari satu kecamatan tersebut, baru empat e-Warong dari puluhan e-Warong yang ada, sehingga belum sesuai dengan target awal untuk penyaluran BPNT di Kabupaten Serang.

Dari 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang ditargetkan bisa setengahnya dapat tersentuh oleh Bulog Sub-Divre Serang. Namun ke depan, pihaknya berupaya, agar semua kecamatan dapat disalurkan oleh Bulog.

“Tahun depan penginnya semua kecamatan sudah Bulog yang menyalurkan. Tapi, minimal setengahnya bisa kami salurkan,” ujarnya.

Rencananya, Bulog akan menyisir kembali kepada e-Warong di wilayah Kabupaten Serang, agar dapat memilih Bulog sebagai penyalur. Selain itu, pihaknya juga akan rutin melakukan sosialisasi di lapangan mengenai perbedaan beras premium dan medium. Bulog ingin membuktikan terkait sistem penyaluran BPNT sudah berubah lebih baik.

“Kami terus berupaya dengan sosialisasi, tentang sistem penyaluran dulu dan sekarang. Kalau BPNT ini, justru lebih baik,” ucapnya.

Ia berharap, e-Warong yang disuplai Bulog dapat bertambah. Pihaknya juga memastikan, untuk kualitas beras yang diberikan kepada KPM merupakan kualitas premium yang jauh lebih bagus dari penyaluran sebelumnya, yaitu beras sejahtera (Rastra).

“Mungkin masyarakat memikirkannya kalau berasnya khawatir seperti dulu. Tapi, kami pastikan untuk BPNT ini premium dan asli dari petani lokal,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here