Bukan Hanya Pembangunan Fisik, TMMD Diharapkan Bangun Jiwa dan Raga Masyarakat

Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 Kodim 0602/Serang yang dilaksanakan di Desa Pagintungan diharapkan dapat membangun jiwa dan raga masyarakat sekitar. Oleh karena itu, dalam programnya tidak hanya berupa pembangunan fisik namun juga yang sifatnya non fisik.

Dandim 0602/Serang Letkol Czi Harry Praptomo mengatakan, harapan dari kegiatan TMMD ini bisa sesuai dengan lirik lagu Indonesia Raya. Disana disebutkan bangunlah jiwanya bangunlah badannya, oleh karena itu TMMD tidak hanya fokus membangun fisik. Namun juga membangun jiwa atau pun rohani masyarakat. “Mentalnya kita bangun supaya masyarakat selain pembangunan fisik yang ada mentalnya akan kita bangun juga,” ujarnya kepada wartawan saat mengontrol ke lokasi di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Sabtu (21/7/2018).

Harry menjelaskan, sasaran dalam kegiatan TMMD ini ada yang diluar fisik bentuknya. Semisal penyuluhan kepada masyarakat yang dilaksanaka oleh anggota Kodim 0602/Serang, dimana mereka melakukan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan. Walau pun tidak semua masyarakat hadir dalam penyuluhan itu, namun dirinya mengapresiasi sebab setiap RT RW ada perwakilan yang datang. “Ini merupakan salah satu kegiatan non fisik,” tuturnya.

Selain wawasan kebangsaan, ada juga penyuluhan lain seperti, penyuluhan tentang Kamtibmas yang bekerjasama dengan Polres. Kemudian ada juga tentang bahaya Narkoba bersama BNN, Tentang kesehatan bersama Dinkes, Pertanian, dan juga KB. Bukan hanya itu, selain penyuluhan ada juga yang sifatnya pelayanan. “Seperti pelayanan disdukcapil ada pembuatan KTP itu sudah berjalan. Saya sampaikan disini bahwa ini salah satu sasaran non fisik. Jadwalnya sudah disusun jadi kebetulan hari ini kita laksanakan wawasan kebangsaan,” katanya.

Untuk wawasan kebangsaan dilaksanakan di dua desa yakni Cemplang dan Pagintungan. Giat penyuluhan sendiri melibatkan semua komponen yang ada di Pemkab Serang, Polres dan juga Kodim. “Jadi tim penyuluhan ada, fisik juga ada, jadi timnya berbeda. Kalau tim fisik melaksanakan kegiatan fisik saja, kalau penyuluhan melibatkan semua OPD yang ada di kabupaten serang.  Jadi kita menggandeng semua sesuai bidangnya masing masing, kalau kita tentang wawasan kebangsaan bela negara dan cinta tanah air,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Pagintungan Marto mengatakan, sangat berterimakasih dengan adanya gerakan TMMD di desanya. Sebab kegiatan itu memberikan dampak yang cukup besar. Semula masyarakat mulai kehilangan semangat gotong royongnya, namun dengan adanya TMMD semangat itu bisa dipaksakan. “Sekarang saya paksakan, kenapa tentara membangun sementara kita melihat. Otomatis dengan sentuhan itu mereka ikut turun bersatu padu bekerja sama terutama tentang fisik, jalan, rutilahu dan MCK serta pembuatan gorong gorong campur tangan masyarakat itu ada,” ujarnya.

Dirinya pun senang sebab animo masyarakat untuk ikut bergotong royong kembali tumbuh. Sebelumnya ia memang meminta kepada RT dan RW untuk mengerahkan warganya ikut membangun desa. “Partisipasi perempuan seperti yang saya lihat itu ibu ibu kalau siang hari secara sadar memberikan makanan. Karena ini milik kita bersama,” katanya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here