Selasa, 13 November 2018
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri saat memberikan sambutan dalam acara Forum Konsultasi Publik yang diadakan di Ruang Al Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (1/3/2018).*

BRT Kota Tangerang Koridor 2 Segera Beroperasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah mengungkapkan rencana pemerintah pusat yang akan membangun Transit Oriented Develoment (TOD) di Terminal Poris Plawad. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri mengatakan, TOD yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 5 hektare tersebut akan dilakukan ground breaking pada Maret 2018 ini.

“Seluas 2 hektare akan dibangun oleh pemerintah pusat sedangkan 3 hektare diharapkan bisa dibangun oleh BUMD untuk penunjang di wilayah Poris Plawad,” tutur Dadi. Ia mengatakan, Pemkot Tangerang telah mengusulkan sebanyak 7 moda transportasi yang akan memanfaatkan kawasan Terminal Poris Plawad sebagai pusat mobilisasi. “KRL, kereta bandara, BRT dalam kota, Trans Jakarta, bus luar kota, persiapan LRT BSD Tangerang dan kereta luar kota,” ujar Dadi kembali.

Untuk Bus Rapid Transit (BRT) Trans Kota Tangerang, Dadi mengaku hingga kini terus dikembangkan. Pemkot melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana membuat koridor 2 dengan rute Perumnas-Poris Plawad. Sebelumnya, BRT Trans Kota Tangerang hanya ada 1 koridor yaitu koridor Jatake-Poris Plawad. Bus tersebut cukup diminati masyarakat, selain murah waktu operasionalnya juga tepat. “Jumlah armada yang kami persiapkan ada 10 dengan jumlah haltenya kurang lebih ada 20,” kata Kepala Dishub Kota Tangerang, Saeful Rohman.

Dengan adanya tambahan bus angkutan umum transportasi massal ini, Saeful berharap bisa memberikan kemudahan masyarakat Kota Tangerang dalam bertransportasi. “Mudah-mudahan masyarakat juga bisa beralih transportasi dari kendaraan pribadi menjadi angkutan umum massal. Sebab, BRT ini selain aman, nyaman juga murah karena memang tiketnya hanya Rp 2.000,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Saeful, didalam bus itu pun mempunyai fasilitas ber AC termasuk ada running textnya. Kemudian busnya tepat waktu dan berhenti di halte yang sudah ditetapkan. “Persiapannya sudah melakukan pelelangan dan pemenangnya pun sudah. Sekarang tinggal menunggu pada launchingnya saja dan mudah-mudahan awal Maret sudah bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Mantan Asda I itu menambahkan, untuk armada sudah dipersiapkan oleh pihaknya. Persiapan jalurnya juga sudah dipersiapkan baik untuk keberangkatan maupun kepulangan. “Untuk haltenya kita menggunakan halte yang bukan halte biasa. Karena ini bukan model BRT pada koridor satu, bukan yang tinggi termasuk tanda pemberhentian bus,” tuturnya. (Dewi Agustini)***


Sekilas Info

Dinkes Kota Tangerang Sosialisasikan STBM

TANGERANG, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggencarkan pelaksanaan sosialisai lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *