Brigjen KH Syam’un: Tokoh Tiga Dimensi

Dr. Machdum Bachtiar dalam buku “Brigjen KH. Syam’un: Tokoh Tiga Dimensi” melihat tiga sosok keteladanan yang dalam diri KH. Syam’un, yakni sosok tokoh agama/kiai kurun 1916-1924, tokoh pendidikan (1925-1943) dan tokoh militer (1943-1949).

Sebagai tokoh agama, KH. Syam’un merupakan perintis pesantren salafi di Citangkil Kota Cilegon, yang kemudian menjadi cikal bakal perjuangannya mendirikan perguruan Islam Al-Khairiyah.

Sebagai tokoh agama, KH Syam’un, bukan hanya menjadikan pesantren sebagai basis pengajaran agama, tetapi juga ilmu-ilmu yang lain, nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan dan menempa santri sebagai kader untuk pengembangan ajaran Islam.

Sedangkan sebagai tokoh pendidikan, KH. Syam’un merintis sistem pendidikan madrasah sebagai pengembangan pesantren salafi. Madrasah yang dinamai Al-Khairiyah Citangkil itu kemudian menjadi inspirasi dalam pembentukan organisasi Perguruan Islam Al-Khairiyah yang masih eksis hingga sekarang.

Sebagai sosok militer, KH. Syam’un merupakan tokoh pejuang yang gigih yang memiliki jiwa patriotis dan nasionalis. Ia pernah bergabung dengan kelompok Pembela Tanah Air (Peta) bersama Kasman Singodimedjo. Selanjutnya, Syam’un bergerilya bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Sosok tiga dimenasi KH. Syam’un itu paling tidak harus diteladai oleh generasi sekarang. Masa KH. Syam’un dengan sekarang jelas berbeda. Namun nilai-nilai kejuangan dalam bidang agama, pendidikan dan kemiliteran relevan hingga sekarang.

Buku ini layak dijadikan bacaan bagi kalangan umum, mahasiswa, pelajar dan dosen dalam memperkaya pengetahuan sejarah pahlawan nasional asal Banten. Oleh karena itu, kami menganjurkan buku ini menjadi referensi di sekolah dan perguruan tinggi.

Judul : Brigjend KH Syam’un: Tokoh 3 Dimensi
Penulis : Dr Machdum Bachtiar, M.Pd.
Tebal : 180 hlm
Penerbit : Pustaka Kabar Banten
Cetakan : I, April 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here