BPKAD Kawal RPJMD Banten 2017-2022

SERANG, (KB).- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten menggelar forum rencana kerja (renja) tahun anggaran 2019 di Aula Kantor BPKAD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (5/3/2019).

Dalam pembahasannya, renja akan difokuskan pada dukungan realisasi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2017-2022.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Banten Dwi Sahara mengatakan, forum renja merupakan kegiatan penting dan menarik. Renja juga untuk memperkuat indikator kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Menyelaraskan program BPKAD dengan usulan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menuturkan, selain mengacu pada musrenbang dari daerah, renja juga akan mengacu pada RPJMD Provinsi Banten 2017-2022. Mendukung dan mengawal pelaksanaannya agar sesuai dengan yang telah direncanakan.

“Mendukung untuk merealisasikan program-program yang dicanangkan oleh Pak Gubernur (Wahidin Halim-red),” katanya.

Dwi mengimbau, kepada seluruh jajaran BPKAD untuk bisa optimal dalam apa yang dihasilkan dalam forum renja. Selain perencanaan yang matang, mereka juga diharapkan bisa merealisasikan dengan sama baiknya.

Ketua Panitia Renja BPKAD Tahun Anggaran 2019 Novi Budihidayat mengatakan, salah satu poin yang akan dibahas dalam renja adalah pembentukkan satu bidang baru. 2020 direncanakan BPKAD yang sebelumya tipe B pada tahun depan akan menjadi tipe A. Bidang yang semula Bidang Perbendaharaan dan Anggaran akan menjadi dua Bidang yaitu Bidang Perbendaharaan dan Bidang Anggaran.

Sehingga nantinya pada tahun depan BPKAD akan memiliki empat bidang yaitu Bidang Aset Daerah, Bidang Akuntansi, Bidang Anggaran dan Bidang Perbendaharaan.

“Satu bidang dipecah. Jadi nanti Bidang Perbendaharaan sendiri dan Bidang Anggaran sendiri. Rencanannya mulai diterapkan pada 2020,” tuturnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here