Gandeng Banten Jaya FC, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Atlet dari Berbagai Resiko

BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten dan manajemen Banten Jaya FC melakukan kerjasama perlindungan terhadap pemain dan manajemen Banten Jaya FC. Kedua belah pihak sepakat melindungi atlet dan manajemen Banten Jaya FC selama mengikuti liga 3 Indonesia 2019.

Kerjasama tersebut disahkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Nugriyanto dan Ketua Umum Banten Jaya FC Nuraeni. Disaksikan ketua KONI Banten Rumiah dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Deden Apriandi, penandatanganan kerjasama dilaksanakan saat ‘launching’ Tim Banten Jaya FC dalam menghadapi liga 3 Indonesia 2019, di gedung DPUPR Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (19/7/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Didin Haryanto, Kepala Bidang Pemasaran Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Muhamad Fanani, manajemen Banten Jaya FC dan para pemain serta pendukung Banten Jaya FC.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Nugriyanto mengatakan, kerja sama BPJS Ketenagakerjaan ini dalam rangka melindungi pemain (atlet), official, pelatih dan jajaran manajemen Banten Jaya FC dalam mengikuti seluruh pertandingan liga 3 Indonesia musim 2019.

“Ini bertujuan untuk melindungi mereka dari tempat latihan, dijalan, tempat bertanding, saat pertandingan hingga kembali ke ‘home base’ dan sebaliknya,” ujar Eko.

Ia mengatakan, pemain, official, pelatih dan manajemen Banten Jaya FC terlindungi Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. “Dengan menjadi peserta, harapannya para atlet akan bertanding lebih optimal karena merasa aman karena terlindungi program jaminan sosial. Sehingga jika terjadi musibah dalam bertanding maupun berlatih, BPJS Ketenagakerjaan bisa otomatis memberikan manfaatnya,” ujar Eko.

Ia mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat tunai. Yakni apabila peserta mengalami disabilitas atau meninggal akibat kecelakaan kerja maupun meninggal bukan kecelakaan kerja. ”Ini juga kesempatan bagi event pertandingan olahraga yang lain memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungannya,” ucapnya.

Siapapun dia, kata Eko, ketika melakukan aktivitas dan memberikan penghasilan baginya maka berhak mendapatkan perlindungan dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Seperti atlet maupaun artis, dan profesi lainnya juga bisa. Karena mereka adalah pekerja di bidangnya masing. ”Kami berharap Banten Jaya FC dapat menunjukkan prestasinya,” katanya.

Sementara, Asisten Deputi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Didin Haryanto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan hadir di Banten untuk semua kalangan masyarakat pekerja tanpa terkecuali. Para atlet Banten Jaya FC juga berhak mendapatkan perlindungan dari semua resiko yang mungkin dan pasti terjadi, baik resiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun. “Kerjasama ini sangat menitikberatkan pada sisi sosial, edukasi dan perlindungan bagi para atlet, pelatih, official dan pengurus Banten jaya FC,” ujar Didin.

Ketua umum Banten Jaya FC Nur’aeni mengatakan, kerjasama ini berlaku mulai hari ini Jumat (19/7/2019), hingga berakhirnya liga 3 Indonesia musim 2019. Dengan kerjasama ini para pemain, official dan pelatih serta jajaran manajemen Banten Jaya FC terlindungi dari berbagai resiko selama mengikuti musim liga 3 Indonesia 2019.

“Pemain, official, pelatih dan jajaran manajemen Banten Jaya FC diharapkan tidak perlu merasa khawatir lagi, karena sudah terjamin perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Nuareni.  

Ia mengatakan, atlet merupakan salah satu profesi yang memiliki risiko cukup tinggi. Karena, terkait dengan banyaknya aktifitas fisik yang dilakukan. Belum lagi risiko terjadinya kecelakaan di luar arena pertandingan.

“Dengan kerjasama ini mereka terlindungi dari kasus kecelakaan kerja, seperti ketika berangkat dan pulang dari lokasi pertandingan ataupun latihan,” ujar Nuraeni.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten sekaligus pembina Banten Jaya FC, Deden Apriandi menyambut baik kerjasama ini, sekarang pemain Banten Jaya FC sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan langkah yang cukup baik dan bagus karena para pemain tidak  perlu merasa khawatir cidera, walaupun harapan kita tidak ada pemain yang cidera. Tapi, apapun yang terjadi mereka sudah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Deden.

Deden berharap Banten Jaya FC menjadi klub sepak bola kebanggaan masyarakat Provinsi Banten dan bisa lolos ke liga 1 Indonesia serta bisa mengharumkan nama Banten Jaya FC serta masyarakat Provinsi Banten. Karena bukan hanya Perserang, Persita, dan Cilegon United saja klub sepak bola di Banten, tapi ada Banten Jaya FC.

“Kedepan, Banten Jaya FC sebagai klub kebanggaan masyarakat Banten dan menjadi klub yang sangat besar, kita akan merekrut pemain dari klub-klub yang ada di Provinsi Banten,” ujar Deden. (Ridho)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here