BPJS Ketenagakerjaan Gandeng RS Drajat Prawiranegara

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang bersama Wakil Direktur Pelayanan RSDP beserta staf.*

SERANG, (KB).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Serang terus memperluas kemitraan dengan sejumlah rumah sakit (RS) guna mempermudah pelayanan peserta BPJS. Kali ini, kerja sama dilakukan dengan pihak Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Muallif mengatakan, kerja sama yang dilakukan antara BPJS dan pihak RS Drajat Prawiranegara sebagai bentuk upaya peningkatan pelayanan terhadap peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya yang mengalami kecelakaan kerja. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin peserta BPJS bisa mendapatkan pelayanan pengobatan secara maksimal.

“Pada prinsipnya, kerja sama ini untuk meningkatkan pelayanan dan melindungi para pekerja, baik formal maupun nonformal,” kata Muallif, Kamis (15/11/2018).

Ia menjelaskan, pelayanan tersebut saling berkaitan. Misalnya, pelayanan rumah sakit secara teknis melayani langsung pasien. Sedangkan pihak BPJS melayani bagaimana peserta bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang telah menjalin kerja sama.

“Jadi, ini dalam rangka meningkatkan pelayanan masing-masing pihak. Kalau pihak rumah sakit secara teknis melayani langsung pasien. Kalau kami melayani bagaimana peserta kami bisa dilayani di rumah sakit yang tidak jauh dari tempat kerjanya,” ujarnya.

Pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit dan BPJS Ketenagakerjaan pun tidak memiliki batasan seperti sebelumnya. Layanan yang diberikan nantinya bukan terbatas pada pekerja formal saja, tapi juga kepada seluruh pekerja informal.

“Mulai dari tukang ojek, petani dan pekerja nonformal lainnya bisa menggunakan fasilitas rumah sakit, apabila terjadi kecelakaan kerja. Pihak RSDP akan merawat dan melayani peserta jaminan ketenagakerjaan secara menyeluruh dan tanpa ada batasan biaya,” ucapnya.

Pelayanan tanpa batas

Dengan kata lain, sambung dia, untuk perawatan dan pelayanan dari BPJS Ketenagakerjaan tak terbatas atau unlimited. Sehingga, dengan adanya kerja sama tersebut, pihaknya berharap dapat membantu memudahkan masyarakat Banten serta meringankan pemerintah daerah. “Karena bagaimanapun Rumah Sakit Drajat (RSDP) adalah rumah sakit rujukan utama di Banten,” tuturnya.

Kerja sama ini juga merupakan pembaharuan kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan. “Sebenarnya bukan hal baru bagi pihak kami bekerja sama dengan RSDP. Karena ini hanya pembaharuan perjanjian kerja sama yang kemarin tertunda, dan sekarang baru bisa dimulai kembali dengan harapan kami kepada seluruh peserta baik yang di wilayah Provinsi Banten maupun luar daerah ini bisa menggunakan fasilitas yang diberikan oleh rumah sakit dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara, Wakil Direktur Pelayanan RSDP, Dr. Rahmat. F, M.Kes. MH mengatakan, perjanjian kerja sama ini sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan serta kunjungan rumah sakit. “Kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini tentunya sangat mendorong pihak RSDP untuk meningkatkan utilisasi rumah sakit, serta bertambahnya kunjungan,” ujarnya.

Rahmat mengatakan, kalau jaminan peserta kecelakaan kerja pada beberapa tahun lalu memiliki batasan biaya dan tidak menyeluruh. Tetapi, kerja sama yang dilakukan saat ini sangatlah membantu dan juga menguntungkan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan penuh selama masa penyembuhan.

“Kalau dulu memang ada batasannya, tapi sekarang semuanya ditanggung penuh oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Mulai dari perawatan, pengobatan sampai penyembuhan, dan berapapun biayanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here