BPJS Kesehatan Klaim Bayar Utang ke RSUD Cilegon

CILEGON, (KB).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengklaim, telah membayar sebagian utang kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Bahkan, pembayaran piutang tersebut, dengan denda mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Cilegon Aang Muhamad Muchyi ketika ditemui di kantor, Selasa (2/12/2019) mengatakan, yang dibayarkan tersebut, adalah tagihan RSUD Cilegon untuk pelayanan pada Juli 2019. Sebelumnya juga ada pembayaran beberapa kali pada November untuk jatuh tempo bulan sebelumnya.

“Pada 22 November lalu, ada pembayaran BPJS kepada RSUD yang jatuh tempo pembayarannya 8 September lalu. Jadi, total pembayaran kepada RSUD bulan November ini sebesar Rp 11 miliar,” katanya.

Baca Juga : RSUD Kota Cilegon Terancam Gulung Tikar

Ia menuturkan, setiap ada keterlambatan pembayaran oleh BPJS, pihaknya dikenai sanksi denda. Akan tetapi, pihaknya memang belum bisa membayar seluruhnya, karena yang didahulukan pembayaran dari klaim tagihan rumah sakit, baik RSUD Cilegon maupun tagihan-tagihan rumah sakit lainnya.

Untuk mengatasi masalah keuangan RSUD, ucap dia, BPJS telah bekerja sama dengan bank mitra untuk menyediakan dana bagi RSUD yang terlambat dibayarkan BPJS. Jaminannya, adalah jumlah klaim terverifikasi dengan suku bunga di bawah denda keterlambatan, sehingga bunga tersebut, dapat ditutup oleh denda yang dibayarkan BPJS ke rumah sakit. “Program ini biasa disebut supply chain financing atau SCF,” tuturnya.

Seperti diketahui, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon terancam gulung tikar atau bangkrut. Kondisi tersebut diketahui setelah terjadi kosongnya obat-obatan di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tersebut.

Sumber di Badan Layanan Unit Daerah (BLUD) tersebut menyebutkan, penyebab terjadinya kekosongan obat-obatan di RSUD Cilegon salah satunya tunggakan BPJS Kesehatan mencapai belasan miliar rupiah. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here