Senin, 23 April 2018
Para petugas BPBD Pandeglang aktif menangani setiap bentuk bencana baik longsor, banjir, pohon tumbang yang terjadi di Pandeglang.*

BPBD Pandeglang Siap Bentuk Relawan Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang berencana akan segera membentuk relawan penanggulangan bencana. Upaya tersebut sebagai langkah untuk kesiapan personel, karena saat ini kondisi sedang rawan bencana. Diperkirakan perekrutan relawan bencana tersebut jumlahnya mencapai ratusan orang.

Menurut data di BPBD Pandeglang, ada beberapa daerah yang masuk kategori rawan terjadi bencana alam seperti puting beliung, banjir dan longsor. Sehingga tidak jarang musibah akibat bencana tersebut. Untuk mengantisipasi kerawanan bencana tersebut, Pemkab Pandeglang tahun ini mempersiapkan anggota relawan bencana.

”Kita akan bentuk 339 relawan bencana. Terdiri dari 326 perwakilan setiap desa dan 13 perwakilan setiap kelurahan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat kepada Kabar Banten, Kamis (12/4/2018).

Ia mengatakan, rencana melatih relawan bencana akan direalisasikan pekan depan. Karena surat pembentukan relawan, sudah disampaikan ke kecamatan. ”Kita sudah sampaikan surat ke kecamatan untuk disampaikan ke setiap desa atau kelurahan,” tuturnya.

Menurut Asep, BPBD sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pengajuan kerusakan infrastruktur pascabanjir yang terjadi di Pandeglang. Hal tersebut dilakukan karena masih ada sebagian kerusakan jalan yang belum ditangani karena keterbatasan anggaran.

”Kami sudah mengajukan peralatan ke BNPB. Di antaranya mesin genset, tenda posko, perahu karet, dan mobil tangki air. Beberapa peralatan yang diajukan sudah tersedia di BPBD Pandeglang hanya saja jumlahnya masih kurang karena sudah ada yang rusak,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Demokrat DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi mengapresiasi dengan langkah BPBD akan melatih relawan bencana. Sehingga, saat terjadi pasca bencana korban bisa langsung mendapatkan pertolongan.

“Selain itu, kita juga harus melakukan antisipasi bencana. Meningkatkan mitigasi agar ketika terjadi bencana masyarakat bisa mengetahui harus pergi kemana. Itu harus dilakukan sebagai antisipasi. Selain itu, penanganan pascabencana juga sangat penting. Sehingga masyarakat yang terkena bencana bisa segera ditangani,” katanya. (Iman Fathurohman)*


Sekilas Info

Guru Pencetak Generasi Bangsa

Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita mengatakan, guru merupakan pelukis masa depan dan tugas seorang guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *