BPBD Lebak Dirikan Tenda Pengungsian Korban Kebakaran

LEBAK, (KB).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak saat ini mulai mendirikan tenda pengungsian bagi warga korban kebakaran rumah di Desa Sindanglaya Kecamatan Sobang. Tenda pengungsian yang didirikan sebanyak tujuh unit.

“Saat ini, kami mulai membangun tenda bagi warga korban kebakaran. Semua warga korban kebakaran tinggal di tenda pengungsian,” kata Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Lebak, Bernardi, Jumat (26/7/2019).

Menurutnya, BPBD Lebak bergerak cepat untuk penanggulangan kebencanaan, karena khawatir masyarakat yang terdampak bencana menimbulkan berbagai permasalahan di antaranya pangan, sosial, hingga kesehatan. BPBD mendirikan tujuh tenda untuk tempat tinggal masyarakat korban kebakaran.

“Warga korban kebakaran juga mendapat jaminan makanan siap saji, menerima bantuan bahan pokok, selimut, pakaian pantas pakai, dan peralatan dapur,” ucapnya.

Baca Juga : Sepuluh Rumah di Sobang Terbakar

Selain itu, kata dia, warga korban bencana juga menerima pelayanan kesehatan agar tidak mudah terserang berbagai penyakit menular, terlebih saat musim kemarau. Pihaknya memfokuskan penanganan para korban bencana guna mengurangi risiko kebencanaan.

“Kita antisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerawanan pangan,” ucapnya.

Ia mengatakan, masyarakat yang tinggal di tenda pengungsian jumlahnya mencapai puluhan jiwa dan terdiri atas warga usia lanjut, anak-anak, dan bayi. Stok logistik kebencanaan berada di gudang BPBD setempat dalam kondisi baik dan higienis.

“Kami menjamin persediaan logistik untuk korban bencana relatif aman dan cukup,” tuturnya.

Kepala Desa (Kades) Sindanglaya, Andi, mengapresiasi penyaluran bantuan dari BPBD setempat yang begitu cepat. Sehingga korban kebakaran tidak menanggung beban ekonomi yang tinggi.

“Kami dan warga merasa lega setelah adanya bantuan dari BPBD itu,” katanya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here