BPBD Lebak: 15 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Longsor

LEBAK, (KB).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat ada sekitar 15 wilayah kecamatan di kabupaten Lebak yang terkategori rawan longsor. Untuk itu, BPBD mengimbau warga yang tinggal di perbukitan dan bantaran sungai di 15 kecamatan agar mewaspadai bencana longsor, karena musim hujan masih berlangsung.

“Kita berharap warga meningkatkan kewaspadaan bencana longsor, karena masih musim hujan. Apalagi di kita ada 15 kecamatan rawan longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi kepada Kabar Banten, Senin (7/1/2019).

Menurut dia, kelima belas wilayah rawan longsor tersebut, Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Cilograng, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, Panggarangan, Cihara, Bayah, Cikulur, Rangkasbitung dan Cigemblong.

“Tiga hari lalu kami menerima laporan ada tiga rumah warga Cijengkol Kecamatan Cilograng rusak parah akibat diterjang longsoran tanah. Namun tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengatakan, bencana longsor tersebut rawan terjadi saat curah hujan tinggi yang mengakibatkan adanya pergerakan tanah, terutama terjadi di dataran tinggi seperti perbukitan dan pegunungan. Selain itu, longsor juga bisa terjadi akibat tekanan aliran sungai. “Kami minta warga waspada jika terjadi hujan deras, karena bisa menyebabkan terjadinya longsor,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Muncang mengaku, masyarakat saat ini tetap menjaga kewaspadaan terhadap bencana, terutama longsor. “Kewaspadaan itu guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak membahayan keselamatan jiwa dan kerusakan bangunan atau rumah warga,” tutur Ali. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here