Senin, 23 Juli 2018

BOS SMA/SMK Dinilai Belum Mencukup

DANA Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan di sekolah untuk jenjang SMA/SMK. Berbagai program yang diselenggarakan di sekolah memanfaatkan dana BOS sebagai penunjang kegiatan.

Kepala SMAN 1 Jawilan Rustomi mengatakan Dana BOS untuk menunjang program-program sekolah. walaupun penerimaannya dihitung jumlah berapa banyak siswa yang ada di sekolah.  “Sekolah punya program kerja terutama pelaksanaan peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan itu dituangkan dalam RKA dan disitu terlihat berapa kebutuhan anggran per-tahun.

Berapa standar biaya per-siswa. Kalau belum mencukupi juga orang tua siswa memberikan sumbangan melalui komite sekolah. Kemudian, pihak sekolah untuk menutupi kekurangan itu dengan membuat proposal sumbangan ke komite sekolah untuk di musyawarahkan dengan guru termasuk orang tua,”katanya saat di temui di ruang kerjanya. Jumat (22/12/2017).

Ia mengatakan untuk memenuhi operasional sekolah dengan tidak ada iuran tentu dilihat dari BOS untuk menunjang mutu pendidikan di sekolah. “Masih dirasa kurang untuk dana BOS yang disiapkan oleh pemerintah.

Tapi, proses belajar mengajar tetap berjalan, pengadaan alat komputer, pemeliharan gedung sekolah, kegiatan ekstrakulikuler, kegitan intarkulikuler. Program-program lain untuk kelangsungan proses belajar mengajar. Kalau BOS sudah terpenuhi bisa gratis, kalau tiap sekolah secara idealnya belum gratis,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 2 Kota Serang Adi Suprianto mengatakan alokasi dana BOS untuk SMK masih dirasa kurang. Banyak kegiatan-kegiatan siswa yang belum terpenuhi dengan menggunakan dana BOS tersebut. Seperti kegiatan praktik, pengadaan peralatan komputer tidak dapat diatasi mengunakan dana BOS.

“Pemenuhan kebutuhan oprasional di SMK masih belum bisa tercukupi, sebab besar biaya dana oprasional SMK paling besar pada praktik yang menjadi bagian dari kurikulum SMK. Di tahun ajaran 2017/2018 ini kami masih menarik iuran kepada siswa. Kalau nanti program pendidikan gratis tentu kami sesuaikan dan tentu tidak menarik iuran,”katanya.

Ia berharap di tahun ajaran baru BOS dapat terpenuhi untuk biaya operasional sekolah dan tidak ada keterlambatan dalam pencairan. Dengan jumlah siswa yang banyak tentu untuk menjalankan operasional sekolah di butuhkan anggaran yang cukup.

“Walaupun dari pemerintah mengatakan BOS sudah bisa terpenuhi. Tapi di sekolah khususnya SMK masih dikatakan belum tercukupi dengan biaya praktik. Kalau sudah terpenuhi tentu kami tidak akan menari dana ke orang tua. Dan kami mengikuti program pemerintah. Asalkan dana BOS terpenuhi,” ujarnya. (DE)***


Sekilas Info

Ingin Sekolah tak Punya Biaya, Silahkan Daftar ke Pondok Pesantren Matla’ul Anwar Albantani

SERANG, (KB).- Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Albantani Kota Serang menerima siswa SMP (boarding school) yang tidak …

One comment

  1. Saya orang gk punya untuk bayar sekolah juga masih nunggak tolong bantuannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *