Jumat, 21 September 2018

Bocah 2 Tahun Tenggelam di Sungai Ciujung

SERANG, (KB).- Ulfi bin Arif (2), bocah asal Kampung Puser, Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa tewas tenggelam di aliran Sungai Ciujung pada Jumat (22/6/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. Putra pasangan Arif dan Ulfah tersebut tenggelam setelah sebelumnya ikut sang ibu mencuci piring di pinggiran sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, sebelumnya ulfi ikut ibunya mencuci piring. Namun ketika sang ibu asik mencuci dirinya tak menyadari jika buah hatinya tenggelam.

Ketika ia melihat ke tempat anaknya, dirinya baru sadar jika Ulfi sudah tidak ada di tempat. Sadar akan hal itu, Ulfah pun langsung mencari-cari. Namun usahanya menemui kegagalan, sang buah hati tak juga ditemukan.

Dengan perasaan putus asa, Ulfah pun kemudian meminta bantuan masyarakat untuk melakukan pencarian. Masyarakat sekitar pun langsung melakukan pencarian dengan berbagai cara.

“Warga mencari di sekitar kampung dan melakukan pengumuman dengan pengeras suara di masjid,” ujar Nana kepada kabar-banten.com.

Sampai akhirnya warga pun mengalihkan pencariannya ke aliran Sungai Ciujung. Selang beberapa jam sekitar pukul 12.00 WIB, keluarga korban mendapatkan kabar bahwa Ulfi sudah ditemukan di Kampung Laban tidak jauh dari kampung korban. “Sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian,” katanya.

Setelah itu kata Nana, korban pun langsung dibawa ke puskesmas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia. “Setelah itu korban dibawa ke rumah duka,” ucapnya.

Ia mengatakan, dalam peristiwa itu proses pencarian dilakukan juga oleh sukarelawan PMI Kabupaten Serang, staf Desa Peganidkan dan warga sekitar. “Korban sudah dimakamkan,” katanya. (DH)*


Sekilas Info

Program Serang Sehat Belum Memuaskan

SERANG, (KB).- Program Serang Sehat dinilai belum memuaskan. Hal tersebut salah satunya, karena masih kurangnya koordinasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *