Bobol Mesin ATM Pake Tusuk Gigi

Satreskrim Polres Serang melumpuhkan dua tersangka pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dengan timah panas. Mereka dilumpuhkan setelah melawan saat diburu polisi di kontrakannya di sekitar wilayah Ciceri, Kota Serang.

Informasi yang diperoleh, kedua tersangka yang dilumpuhkan petugas yaitu Dedi Hendri alias Dedi (49), warga Sumberrejo, Kabupaten Tenggamus dan Meri (37) asal Talang Padang, Kabupaten Tenggamus, Lampung. Dedi terkena tembakan pada bagian betis kiri, sementara Meri pada bagian betis sebelah kiri.

“Tersangka terpaksa kami ambil tindakan tegas karena melakukan perlawanan dan tidak mengindahkan peringatan petugas,” kata Kasatreskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega, Kamis (23/5/2019).

David mengatakan, kedua tersangka sudah 8 kali melakukan aksinya di sejumlah wilayah Serang dan Cilegon. Korban terakhir yang terkena modus dari komplotan pembobol ATM ini yaitu Sitta Dwi Oktaviani (23), seorang staf notaris yang hendak menarik uang tunai di ATM SPBU Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Jumat (12/4/2019).

“Mereka menggunakan tusuk gigi untuk mengganjal lubang kartu ATM. Setelah salah seorang korban sudah terkena perangkap mereka, tersangka langsung masuk ke ruang mesin ATM dan berpura-pura mau membantu,” ujarnya.

David menjelaskan, modus para tersangka dengan mengelabui korbannya. Dimulai para keliling mencari ATM, dan saat mendapat target, seorang tersangka masuk ke ATM. Setelah itu, tersangka mengganjal tempat memasukkan ATM dan langsung pergi sambil menunggu korbannya.

Ketika korban datang mengambil uang di ATM, kartu korban tidak bisa masuk dan terganjal. Korban yang merasa gelisah kemudian dimanfaatkan tersangka dengan bermaksud menolong korban. Namun bukannya menolong, justru korban tertipu karena menunjukkan nomor pin ke tersangka.

Setelah berhasil menipu korbannya, tersangka langsung menggasak uang tunai di dalam kartu ATM korban senilai Rp 4,9 juta. Korban tidak berdaya karena tak mengetahui saat itu menjadi korban perampokan. “Pada saat uangnya sudah digasak, korban belum sadar karena saat itu kartu ATM-nya tertelan dan enggak bisa keluar,” tutur David.

Setelah menyadari menjadi korban perampokan, korban langsung melapor ke kantor polisi setempat. Berbekal dari laporan itu, petugas berhasil mengendus keberadaan tersangka. Akhirnya, para tersangka berhasil diamankan di rumah kontrakannya pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Nah, saat kami minta untuk menunjukkan tempat persembunyian dua rekan lainnya, dua tersangka asal Lampung ini malah melawan. Akhirnya, kami terpaksa ambil tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka,” ucap David.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka menggunakan uang hasil kejahatan tersebut untuk biaya kebutuhan sehari-hari. “Tersangka sudah kami amankan, dan masih kami periksa untuk memburu dua rekannya yang masih buron,” kata David. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here