BKKBN Salurkan Bantuan untuk Kader KB Korban Tsunami Selat Sunda

PANDEGLANG, (KB).- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) bersama BKKBN Perwakilan Banten memberikan bantuan untuk anggota Kampung Keluarga Berencana (KB) dan kader Bina Keluarga Balita (BKB) di tiga Kampung KB di Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban tsunami Selat Sunda.

Bantuan yang merupakan bentuk kepedulian BKKBN terhadap para anggota Kampung KB, kelompok kerja BKKB dan seluruh kader yang terdampak tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu, disalurkan langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI Nofrijal SP.MA didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Drs. Aan Jumhana M.Si, Ahad (03/2/2019), di Kampung KB Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kampung Cikujang Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang dan Kampung KB Desa Banyu Asih Kecamatan Cigeulis.

Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI Nofrijal SP.MA mengatakan, selain untuk menyalurkan bantuan, kunjungan ini untuk memberikan semangat dan sekaligus sebagai bentuk keprihatinan atas bencana tsunami yang telah menimpa anggota Kampung KB.

“Ini adalah kunjungan muhibah sekaligus memberikan bantuan sebagai bentuk keprihatinan kami kepada saudara-saudara yang terkena musibah tsunami Selat Sunda,” katanya.

Meski bantuan yang diberikan tidak seberapa besar. Namun, ia berharap dapat membantu meringankan beban keluarga korban dan dapat kembali memperbaiki kerusakan rumah yang sempat hancur diterjang ombak tsunami.

“Bantuan yang tidak seberapa besar ini, semoga dapat membantu meringankan dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu untuk memperbaiki rumah yang hancur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Drs. Aan Jumhana M.Si mengatakan, bantuan ini merupakan bantuan dari BKKBN RI dan BKKBN Perwakilan Banten.

“Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan logistik diberikan kepada Wawat anak dari salah satu kader KB Desa Cikondang yang meninggal akibat bencana tsunami Selat Sunda. Kemudian bantuan juga diberikan kepada Ketua Pokja Kampung KB dan pengurus di Kampung Cikujang dengan penerima Sub PPKBD Kemah, rumah rusak terdampak dan Ketua Pokja Arsikum yang anaknya hilang dan hingga kini belum diketemukan,” ujarnya.

Selain itu, bantuan juga diberikan di Kampung Banyuasih Kecamatan Cigeulis dengan penerima Amanah, Dihari dan Asmah yang merupakan pengurus PPKBD yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tsunami Selat Sunda. Setelah memberikan bantuan di Pandeglang, BKKBN RI juga akan melakukan perjalanan ke Lampung untuk memberikan bantuan serupa kepada para korban terdampak, ujar Aan.

Sementara, Kepala Desa Teluk Kecamatan Labuan Endin Fahrudin mengatakan, sebanyak 357 rumah di desanya telah rusak dan sebagian hancur akibat ombak. Dan menewaskan 9 korban jiwa termasuk Uminah dari Sub Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kabupaten Pandeglang.

“Sebanyak 357 rumah yang hancur dan rusak, korban jiwa 9 orang, perahu ada sekitar 257 perahu yang hancur. Kami sangat berterimakasih karena telah mendapat perhatian langsung dari BKKBN,” ujarnya. (Rizki Putri/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here