BKKBN Provinsi Banten Gelar ‘Analisa dan Pemetaan Beban Kerja’

Peserta dan narasumber kegiatan 'Analisa dan Pemetaan Beban Kerja' di Lingkungan BKKBN Provinsi Banten, foto bersama usai kegiatan, Kamis (22/8/2019).*

SERANG, (KB).- Untuk memberikan pemahaman kepada pegawai tentang analisa beban kerja, teknik penghitungan beban kerja, serta dihasilkannya analisa beban kerja, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencanan Nasional (BKKBN) Provinsi Banten menggelar kegiatan ‘Analisa dan Pemetaan Beban Kerja’, di salah satu hotel di Kota Serang, Kamis (22/8/2019).

Diikuti 24 orang peserta diantaranya pejabat administrator dan pengawas di Lingkungan BKKBN Provinsi Banten serta menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Biro Kepegawaian BKKBN, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Drs. Aan Jumhana M.Si.

Plh Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dra. Yeti Rismayati menyampaikan bahwa untuk menentukan berapa jumlah personel (pegawai) dan tanggungjawab atau beban kerja seorang pegawai, dibutuhkan analisa beban kerja.

Hal tersebut, dilakukan agar diperoleh gambaran tentang kebutuhan pegawai baik secara kualitas maupun kuantitas, sehingga suatu organisasi berjalan dengan ideal, ujarnya.

Ia mengatakan, dalam managemen kepegawaian, penerimaan dan penempatan pegawai harus dilakukan, baik itu organisasi pemerintah maupun swasta dan seorang pegawai dituntut mampu melakukan analisa beban kerja. Untuk itu, pihaknya menggelar kegiatan ‘Analisa dan Pemetaan Beban Kerja’.

“Diharapkan para pegawai di Lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Banten mendapatkan pengetahuan tentang analisa beban kerja, teknik penghitungan beban kerja serta menghasilkan analisa beban kerja,” ujar Yeti. (KO)*

,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here