Sabtu, 17 November 2018

BKKBN Provinsi Banten Bentuk IPKB

SERANG, (KB).- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten mengelar orientasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) bagi media kehumasan, Kamis (8/11/2018), di salah satu hotel di Kota Serang. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BKKBN Provinsi Banten Drs Aan Jumhana M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan media cetak dan online yang ada di Banten, penulis, perwakilan PWI Banten, perwakilan LPPM Untirta, koalisi kependudukan, PLKB, dan OPD Keluarga Berencana Kabupaten kota di Banten.

Dalam kegiatan tersebut, BKKBN Provinsi Banten membentuk Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Banten Masa Bakti 2018-2023. Terpilih sebagai ketua IPKB yaitu Drs Teteng Jumara MM penulis dari Kabupaten Tangerang, wakil ketua Kiki Amelia perwakilan dari PWI Banten, Sekretaris  Masjaya dari Aliansi Jurnalis Banten, Sekretasis I Kasubag Umum dan Humas BKKBN Banten, Sekretaris II Edi Kusmaya dari Media Tapen, Bendahara Yeni Wulandari BKKBN Banten, koordinator Biro Organisasi Ir. Andy Apriany Fatmawati dari koalisi kependudukan, dan koordinator Biro Hubungan Kelembagaan Media Ridho Kabar Banten. Sementara untuk Dewan Pembina dijabat oleh Kepala BKKBN Banten dan Kabid Adpin BKKBN Banten.

Kepala BKKBN Provinsi Banten Drs Aan Jumhana M.Si dalam sambutannya mengatakan, ikatan penulis keluarga berencana (IPKB) ini perlu dibentuk untuk meningkatkan koordinasi, sosialisasi, dan penyebaran informasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) kepada masyarakat secara menyeluruh di Provinsi Banten.

“Kita ingin membangun jejaring kemitraan, kita sadar betul bahwa program KKBPK tidak mungkin atau tidak bisa dilakukan oleh institusi BKKBN secara sendiri. Oleh karena itu kita perlu bantuan mitra-mitra untuk sama-sama menyuarakan atau mensosialisasikan, mengelorakan program-program KKBPK ini, dan kehadiran ikatan penulis keluarga berencana ini kita harapkan semakin banyak orang yang punya kemampuan menulis untuk berbagi dinamika pembangunan khususnya program KKBPK  di Provinsi Banten. Diharapkan dari tulisan, dari kajian mitra-mitra tersebut bisa mendorong para pembuat kebijakan untuk melahirkan berbagai regulasi yang pro masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya IPKB tingkat provinsi ini pernah dibentuk pada tahun 2008, Alhamdulillah sekarang kita coba untuk bangun lagi kemitraan dengan media. Kita ingin bangkitkan kembali kolaborasi dengan penulis dan media.

“Diharapkan kedepannya tidak hanya ikatan penulis keluarga berencana di tingkat provinsi yang dibentuk, namun ditingkat kabupaten kota juga banyak dibentuk ikatan penulis keluarga berencana karena setiap wilayah mempunyai dimensi atau permasalahan yang berbeda. Bagaimana permasalahan ini dibuka dan disampaikan baik kepada masyarakat maupun pengambil kebijakan, jadi semakin banyak perkumpulan semacam ini, program KKBPK akan semakin cepat selesai dan dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya. (KO)*


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *